Suara.com - Polisi mencurigai Rina Casrina merupakan korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh mantan pacarnya bernama Aris. Dugaan itu muncul, karena Aris merupakan orang yang pertama kali memberitahukan kepada keluarga soal kabar tewasnya perempuan cantik berhijab tersebut.
"Jadi intinya diduga (pembunuhan) dilakukan oleh yang berinisial A (mantan pacar korban). (Informasi korban tewas) didapat dari (Aris) yang diduga itu ya," kata Kapolsek Kembangan Kompol Supriadi kepada Suara.com, Senin, (2/7/2018).
Meski demikian, polisi tak mau menyimpulkan terlalu dini soal pelaku yang telah membunuh Rina secara tragis. Pasalnya, kata Supriadi, polisi belum mendapatkan keterangan Aris terkait kasus penemuan mayat korban.
Polisi bahkan masih memburu Aris yang kabur usai Rina ditemukan tak bernyawa di sebuah bangunan kosong.
"Justru itu (kami belum bisa simpulkan pelakunya. (Mantan pacar korban) kabur kan," kata dia.
Rina tewas usai pamit pergi ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM) salah satu bank swasta di dekat rumahnya di Kepa Duri Asam Raya, RT 6, RW 8, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakbar pada Sabtu (30/6/2018) malam.
Keluarga baru tahu kabar Rina tewas dari informasi yang diberikan Aris jika korban sudah tak bernyawa di sebuah gudang di Jalan Meruya Ilir, Nomor 28 A, RT 2, RW 1, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Setelah mendapat kabar tersebut, Amir, adik korban bersama dua anggota keluarga bergegas menuju lokasi korban
Saat ditemukan keluarga, kondisi Rina sudah tak bernyawa dengan posisi tubuh terlentang. Terdapat luka lebam di bagian wajah korban yang diduga akibat benturan dengan benda keras.
Baca Juga: Polisi Periksa Pemilik Gudang Tempat Mayat Rina Tergeletak
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Periksa Pemilik Gudang Tempat Mayat Rina Tergeletak
-
Gadis Berjilbab Tewas di Gudang, Rina adalah Cleaning Service
-
Ini Dia Gudang Meruya Tempat Mayat Rina Casrina Tergeletak
-
Gadis Berjilbab Tewas di Gudang, Jenazah Rina Dibawa ke Kuningan
-
Tewas Mengenaskan di Gudang Meruya, Keseharian Rina Pakai Jilbab
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis