Suara.com - Presiden PKS Sohibul Iman menyebut kekalahan Sudirman Said – Ida Fauziyah dalam Pilkada Jawa Tengah 2018, adalah kekalahan bermartabat.
“Saya bangga atas hasil yang dicapai Sudirman Said – Ida Fauziyah. Saat banyak halangan, mereka bisa meraup suara pemilih luar biasa,” kata Sohibul Iman saat menyambut kedatangan Sudirman Said di Kantor DPP PKS, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2018).
Ia menuturkan, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur usungan partainya itu memang tak mendapat suara pemilih lebih dari 50 persen.
Namun, perolehan suara mereka tetap dinilai sebagai pencapaian luar biasa karena mampu menyaingi cagub petahana Ganjar Pranowo.
“Nah di sinilah saya bilang Pak Sudirman dan Bu Ida, walaupun kalah, secara nominal, tapi ini kekalahan yang secara bermartabat,” katanya.
Ia menambahkan, jika secara intrinsik sesungguhnya kedua pasangan terbut menang, walaupun mereka kalah. Tetapi KPU menetapkan berdasarkan nominal bukan intrinsik.
“Sekali lagi saya katakan pada keduanya, ini adalah kemenangan intrinsik yang membanggakan. Karena itu saya sampaikan kepada Pak Sudirman, terus rawat konstituen yang sudah diraih dan aspirasi mereka harus tetap dijaga dan harus disalurkan lah aspirasi-aspirasinya,”katanya.
Berita Terkait
-
Sudirman Said Belum Tentu Gugat Hasil Pilkada Jateng 2018 ke MK
-
HNW Nilai Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg untuk Cegah Korupsi
-
Dukung KPU, PKS Tak Bakal Rekrut Eks Napi Koruptor Jadi Caleg
-
Koalisi Umat Dukung Amien Rais, PKS Singgung Ambang Batas Capres
-
Kesal, Fadli Zon: Dukun Lebih Tepat daripada Lembaga Survei
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?