Suara.com - Presiden Joko Widodo melanjutkan pertemuan dengan para bupati di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/7/2018). Dalam pertemuan kali lini, Jokowi siap mendengarkan masukan dan keluhan bupati.
Berdasarkan pantauan Suara.com, pertemuan berlangsung di Ruang Garuda, Istana Bogor sejak pukul 15.53 WIB. Sebelum memulai pertemuan, sekitar 19 Bupati yang hadir lebih dahulu melakukan sesi foto bersama.
"Saya meluangkan waktu saya, kira-kira cukup panjang. Silakan sampaikan apa-apa yang menjadi keluhan atau mungkin pemerintah pusat bisa membantu di wilayah kabupaten yang bapak ibu pimpin," ujar Jokowi saat memberikan pengantar awal.
Menurut Jokowi, problem yang dihadapi saat ini adalah terkait pertumbuhan ekonomi dunia. Ketidakpastian ekonomi dan politik dunia disebut menjadi salah satu penyebabnya.
"Itu sudah mempengaruhi target pertumbuhan yang kita inginkan," kata Jokowi.
Salah satu bupati yang hadir dalam pertemuan ini adalah Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Emil Dardak. Sementara Jokowi hanya didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Sekitar satu jam pertemuan berlangsung tertutup, Jokowi dan Bupati selanjutnya ke luar ruangan untuk menyantap makan sore di beranda belakang Istana Bogor.
Adapun menu yang disediakan adalah satai ayam, satai kambing, dan bakso. Jokowi terlihat ikut makan satai kambing.
"(Makan) sate kambing," ucap Jokowi.
Baca Juga: Letusan Gunung Agung Sambut Menteri Jonan di Bali
Setelah makan sore, pertemuan kembali dilanjutkan. Hingga pukul 17.59 WIB, pertemuan masih berlangsung tertutup.
Tadi pagi, Jokowi sudah menerima sekitar 23 bupati. Ini merupakan pertemuan yang kedua dengan agenda yang sama, yakni 'Silahturahmi Presden dengan para Bupati'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun