Suara.com - Seorang wanita di Apartemen Green Palm Residence berinisial FN (39) harus berurusan dengan polisi. Ia ditangkap Polsek Kembangan lantaran diduga menipu dengan berpura-pura memesan tiket pesawat terbang. namun setelah tiket dipesankan, FN malah tak kunjung membayarnya.
Kapolsek Kembangan Kompol Supriyadi mengatakan, modus pelaku dalam menipu awalnya memesan tiket penerbangan kepada korban yakni PT. Obaja Tour & Travel dengan 3 kali penerbangan.
Aksi penipuan itu bermula ketika saudara perempuan FN, bernama Aina memberikan rekomendasi terhadap pelaku dan memberikan nomor telepon korban kepada FN.
Setelah itu, korban ditelpon oleh FN dengan berpura-pura ingin memesan tiket penerbangan sebanyak tiga pemesanan. Pertama tiket tujuan Sidney – Jakarta untuk 2 orang sebesar Rp 28.950.000. Kemudian tiket tujuan Pontianak – Jakarta untuk 9 orang sebesar Rp 34.206.000.
Lalu tiket penerbangan Jakarta – Osaka – Jakarta untuk tiga orang sebesar Rp 26.130.000. Jadi total seluruhnya mencapai Rp 89.286.000.
Kemudian setelah ditagih untuk pembayaran, FN malah mengirim pesan WhatsApp bukti transfer palsu. Aksi pelaku terbongkar setelah korban mengecek ke rekeningnya, ternyata pembayaran belum masuk. Mengetahui hal itu, korban lalu melapor ke Mapolsek Kembangan.
"Pelaku rupanya menipu korban dengan ketikan sendiri dalam bukti transfernya," kata Supriyadi, Rabu (04/07/18).
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra mengatakan, berdasarkan laporan korban itu, pihaknya langsung bergerak menangkap FN.
"Pelaku (FN) sudah kami amankan bersama barang bukti tiga lembar bukti penerbangan dan bukti percakapan via WhatsApp antara korban dan pelaku," kata Dimitri.
Baca Juga: Kasus Suap, Bupati Bener Meriah Ahmadi Akhirnya Ditahan KPK
Akibat perbuatannya itu, FN bakal dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi