Suara.com - Dugaan korupsi proyek rehabilitasi sekolah di DKI Jakarta merebak, setelah Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mencopot Kepala Dinas Pendidikan setempat Sopan Adrianto.
Data yang beredar adalah, terdapat dugaan korupsi atas dana rehabilitasi berat 119 bangunan SD, SMP, dan SMA. Dana rehabilitasi itu bersumber dari APBD setempat tahun 2017 dan dikelola suku-suku dinas pendidikan Jakarta. Total anggaran proyek itu adalah Rp 191 miliar.
"Ke depan kami (Pemprov) akan menjalankan program sesuai prinsip good governance (pemerintahan yang baik),” tegas Anies di Grand Cempaka, Jumat (6/7/2018) saat menanggapi data dugaan korupsi tersebut.
Sementara Wagub Sandiaga Uno mengakui sudah mendengar dugaan korupsi proyek rehabilitasi sekolah tersebut.
"Sudah dengar dan tadi saya duduk dengan Pak Bowo dan Bu Susi, sekretaris humasnya. Pokoknya kita penyerapan khususnya untuk ketersediaan sarana dan prasarana peserta didik. Itu menjadi hal utama dan harus dilakukan dengan sistem transparan dan bebas korupsi," kata Sandiaga.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu meminta masyarakat melapor kalau menemukan indikasi korupsi.
"Seandainya ada indikasi itu tolong laporkan," pintanya.
Namun, Sandiaga mengatakan tak mau mengonfirmasi spekulasi bahwa Sopan Adrianto dicopot dari kadisdik karena ada dugaan korupsi itu.
"Saya tak mau berspekulasi. Tapi intinya ingin penyegaran, peremajaan dan penyerapan (anggaran) yang lebih baik ke depan,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi