Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idhan Azis memerintahkan seluruh jajarannya menggelar Operasi Mandiri. Ini menindaklanjuti perintah Kapolri untuk menekan aksi kejahatan jalanan yang beberapa hari terakhir marak terjadi.
Menanggapi perintah Operasi Mandiri itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengatakan, petugasnya akan melakukan operasi di wilayahnya selama 24 jam.
"Sejak Rabu (4/7/2018) mulai pukul 00.00 WIB, Kapolda memerintahkan untuk melaksanakan Operasi Mandiri kewilayahan," katanya, Sabtu (7/7/2018).
"Kita akan gencar lakukan itu, khusus kejahatan street crime (kejahatan jalanan), seperti jambret, rampok, sama copet. Kejahatan itu tidak bisa dibiarkan jadi kita akan tegas," kata dia.
Indarto mengatakan, titik rawan di Kota Bekasi yakni di wilayah Bekasi Timur. Meski begitu, pihaknya tidak menutup kemungkinan menggelar Operasi Mandiri di daerah lain.
"Saya pikir anak-anak (anggota kepolisian) akan melaksanakan operasi 24 jam. Pastinya karena ini kejahatan, bukan jagain, tapi kita lidik orang-orang yang mereka itu pelaku," ucapnya.
Ia bahkan mengatakan tidak akan segan-segan menindak tegas atau menembak para pelaku yang melawan petugas.
"Perintah Kapolda jelas, kalau mereka melakukan upaya paksa dan kalau memang pelaku ini memenuhi syarat-syarat upaya paksa, maka kami melakukan upaya paksa (tembak), jadi kita akan tegas kepada mereka," imbuhnya. (Yakub)
Baca Juga: Pantau Gunung Agung, Mensos Jamin Ketersediaan Bantuan Pengungsi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!