Suara.com - Dua pemuda berinisal MDR (17) dan OS (24) benar-benar nekat. Betapa tidak, ia menjambret ponsel di permukiman warga dan berhasil ditangkap.
Keduanya menjambret ponsel dari tangan anak kecil di Jalan SMP 10 Kampung Cibitung RT3/6, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kejadian bermula ketika salah seorang warga, Edi Sugiarto dan anaknya sedang berada di depan rumah yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP).
Anaknya saat itu sedang bermain telepon genggam. Kemudian, kedua orang jambret itu mendatangi rumah Edi. Mereka berpura-pura menanyakan alamat.
"Jadi yang satu pura-pura bertanya alamat ke orang tua anak yang memegang ponsel. Sementara pelaku lain mengambil ponsel yang sedang dipegang anaknya kemudian langsung kabur," kata Kapolsek Bantargebang Komisaris Siswo, Jumat (6/7/2018).
Kemudian, Edi langsung berteriak saat sadar ponsel yang dipegang anaknya telah diambil. Teriakan Edi menarik perhatian warga sehingga kedua jambret itu langsung dikejar.
Polisi yang berada tidak jauh dari lokasi itu juga langsung mengejar dua pemuda tersebut. Alhasil, kedua pemuda jambret itu jatuh dari kendaraannya. Mereka langsung ditangkap dan digiring ke Polsek Bantargebang.
Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku antara lain satu unit ponsel merk Oppo serta uang tunai Rp 600 ribu.
"Mereka mendekam di sel tahanan Polsek Bantargebang. Keduanya dikenakan pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tandasnya. [Yakub]
Baca Juga: Melawan, Polisi Hadiahkan Timah Panas ke Pembunuh Rina
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK