Suara.com - Aparat Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, sedang menelusuri kasus dugaan korupsi dana proyek rehabilitasi 119 sekolah yang berasal dari anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta tahun 2017.
'Lidik sudah. Sekarang sedang berjalan. Proses penyidikan tentu ada tahapannya," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan di kantornya, Jumat (6/7/2018).
Menurutnya, penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek bernilai Rp191 Miliar itu dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat. Dugaan sementara, kata Adi, korupsi dalam proyek rehabilitasi terkait penggelembungan harga.
Adi menyampaikan, segera meminta keterangan pihak-pihak yang berkaitan kasus korupsi tersebut. Namun, Adi tak menjelaskan pihak yang akan diperiksa dalam waktu dekat.
"Akan ambil semua keterangan saksi yang ada kaitannya dengan perkara tersebut. Saya minta teman-teman penyelidik, agar proses penyelidikan dilaksanakan dengan tahapan-tahapan yang ada," kata dia.
Lebih lanjut Adi mengaku, akan menyerahkan seluruh proses penyelidikan tersebut kepada tim Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang menangani perkara korupsi dana rehabilitasi sekolah. Nantinya, lanjut Adi, status kasus tersebut akan ditentukan setelah polisi melakukan gelar perkara.
"Pokoknya semua proses penyelidikan kita serahkan pada teman-teman (penyelidik), kemudian hasilnya akan diserahkan kepada saya dalam bentuk hasil penyelidikan. Nanti saya minta digelar perkarakan lalu bisa disidik atau tidak. Kalau bisa, langsung proses," tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku telah mendengar adanya dugaan korupsi terkait dana rehabilitasi 119 SD, SMP dan SMA di Ibu Kota.
Merebaknya kasus ini setelah Kadis Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto dipocot dari jabatannya. Namun, Sandiaga tak mau berspekulasi apakah Sopan terlibag dalam kasua dugaan korupsi dana rehablitasi sekolah itu.
Baca Juga: Bupati Kukar Rita Widyasari Divonis 10 Tahun Penjara
"Saya tak mau berspekulasi. Tapi intinya ingin penyegaran, peremajaan dan penyerapan (anggaran) yang lebih baik ke depan,” kata Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan