Sementara itu, terkait kejadian ini warga Teluk Dawan meminta kepada pemerintah daerah untuk segera mencarikan solusi, agar tidak ada lagi serangan buaya di kemudian hari. Menurut warga, populasi buaya di wilayah tersebut masih cukup banyak.
“Tolong perhatikan keselamatan kami. Kami minta ada solusi karena sudah banyak korbannya,” kata H Sargawai, salah seorang warga Teluk Dawan, Senin (9/7) hari ini.
“Bayangkan, sekali bertelur sampai 20 telur. Kalau sampai tiga tahun berapa ekor pertumbuhannya,” ujarnya lagi.
Lebih lanjut Sargawai mengatakan, sejak zaman dahulu di daerah Teluk Dawan memang banyak binatang buas, seperti harimau dan buaya.
Namun karena dulu ada ikhtiar dari para sesepuh, kata Sargawi, maka keberadaan binatang buas di wilayah tersebut menjadi langka.
“Namun sekarang kondisinya berbeda, ada binatang buas yang dilindungi. Sebagai warga kami pun tidak bisa berbuat banyak,” pungkasnya.
Berita ini sebelumnya telah terbit di laman Metrojambi.com dengan judul "Murid SD Korban Diterkam Buaya Masih Trauma".
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
-
Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri