Suara.com - Polres Metro Bekasi Kota baru saja meringkus dua orang komplotan spesialis perampok minimarket. Mereka adalah Frenki Ginting (34) dan Perdi Pakpahan (43). Sementara, polisi masih memburu satu pelaku berinisial EA.
Komplotan perampok itu telah beraksi berkali-kali di sejumlah daerah. Teranyar, mereka menggasak sebuah minimarket di Jalan Bulak Macan RT 05/029, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, pertengahan Juni 2018 lalu.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, dari hasil penyidikan, pelaku mengaku telah melakukan aksi kejahatan di Indramayu, Subang, Pamanukan, Cirebon, Pantura dan Kota Bekasi.
"Dalam aksinya mereka dibekali dengan sejumlah kunci untuk membobol. Mereka beraksi pada waktu dini hari menggunakan sebuah mobil Daihatsu Xenia, mobil sewaaan," kata Erna, Rabu (11/7/2018).
Modus operasi setiap kali beraksi mereka selalu berpura-pura untuk menumpang parkir di lokasi yang menjadi incarannya. Setelah situasi aman, mereka mulai membobol gembok rolling dor dan menggasak seisi minimarket.
"Barang-barang hasil curiannya itu dijual ke daerah Karawang, Jawa Barat. Saat ini anggota masih dalam penyelidikan. Hasil penjualannya mereka gunakan untuk kehidupan sehari-hari," ucap Erna.
Dalam aksi jahat itu, Frenki Ginting menjadi dalangnya. Selain berprofesi sebagai penjahat, keseharian Frenki adalah menjadi seorang debt collector atau penagih hutang.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah alat bukti yang biasa digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Di antaranya, sebuah gunting besi, dua bilah linggis, sebuah senter, dua lembar bon pembelian rokok dari berbagai merek.
Atas ulahnya itu, para tersangka bakal dijerat Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (Yakub)
Baca Juga: Unik! Suku Kuno Ini Mengisolasi Diri Selama 55 Ribu Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma