Suara.com - 34 titik jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bekasi bakal dijaga aparat kepolisian selama perhelatan Asian Games 2018, Agustus nanti. Ini untuk memastikan jalannya ajang olahraga terbesar di Asia benar-benar aman.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, pengamanan difokuskan pada jembatan-jembatan yang berada di atas tol. Sebab, jalur tersebut akan dilewati rombongan peserta Asian Games yang akan bertanding di Kota Bekasi.
"Kalau total kan ada 34 titik, tetapi kan nanti akan kita batasi. Kita batasi yang arah dari Jakarta, menuju ke Tol (Bekasi) Barat. Itu arahnya masyarakat dan kontingen luar negeri itu keluar Tol (Bekasi) Barat kalau mau ke stadion," kata Indarto, Selasa (10/7/2018).
Menurut dia, akan ada dua polisi yang berjaga di setiap jembatan. Pengamanan pun akan dilakukan selama 24 jam.
"Ya, nanti kita akan laksanakan pengamanan sama dengan (operasi) ketupat kemarin," kata Indarto.
Pengaman di tiap jembatan ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kasus pelemparan batu ke mobil yang melintas di jalan Tol Cikampek dari atas jembatan yang menewaskan Saiful Mazazi pada 5 juni 2018 lalu. (Yakub)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku