Suara.com - Kepolisian Daerah Bali masih menginvestigasi kebakaran 40-an kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Bali, Rabu (11/7/2018). Kapal-kapal itu terbakar, Senin (9/7/2018) pagi.
Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus R Golose mengatakan sampai saat ini masih menunggu hasil laboratorium forensik.
"Hasilnya kita akan sampaikan. Kita tidak bisa menentukan sebelum hasil lapfor dilaporkan kepada saya," terangnya di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (11/7/2018).
Sampai saat ini pihak kepolisian tengah memeriksa saksi. Mereka yang diperiksa di antaranya nahkoda kapal, anak buah kapal dan penjaga mesin kapal.
"Pemeriksaan saksi adalah salah satu alat bukti didukung dengan keterangan ahli sehingga minimal dalam menentukan suatu perkara itu sesuai dengan hukum acara pidana minimal 2 alat bukti," jelasnya.
Saat ini di Pelabuhan Benoa terlihat proses pendinginan kapal yang terbakar sejak Senin kemarin. Diduga penyebab kebakaran tersebut adanya mesin yang konslet. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW