Suara.com - Mayat seorang perempuan ditemukan nelayan di sungai, persis di bawah jembatan penghubung Pulau Dompak, Tanjungpinang dengan Wakcopek, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (15/7/2018).
Jasad perempuan setengah baya yang memakai kaus bertuliskan ”I Love Djokja” dan terapung itu, ditemukan dalam kondisi terbungkus karung pada tubuh bagian atasnya dan terikat.
Beberapa menit setelah penemuan mayat itu, polisi kemudian datang dan mengamankan lokasi kejadian.
Mayat tersebut, yang awalnya tidak diketahui identitas itu, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Riau di Jalan WR Suprapman, Tanjungpinang.
Beberapa jam kemudian, keluarga korban datang ke rumah sakit tersebut setelah Kapolres Tanjungpinang Ajun Komisaris Besar Ucok Lasdin Silalahi memberikan informasi ke publik.
"Kami masih mendalami kasus ini. Mudah-mudahan segera terungkap," ujar Ucok seperti diberitakan Antara.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang Ajun Komisaris Dwihatmoko Wiroseno menduga, perempuan tersebut dibunuh. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus itu.
"Dugaan kami, perempuan ini dibunuh. Motif pembunuhan masih kami dalami, termasuk mengejar pelaku," ujarnya.
Identitas korban diketahui setelah pihak keluarga melihatnya di rumah sakit. Korban bernama Supraptini, berusia 37 tahun. Korban janda beranak satu yang tinggal di di Bukit Cermin, Tanjungpinang.
Baca Juga: Bukan Bom, Ini Isi Panci yang Dilempar Pasutri Teroris Indramayu
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian