Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sampai saat ini belum mempunyai pilihan calon wakil presiden atau cawapres untuk Pemilihan Presiden (Pilpres 2019) mendatang. Prabowo belum memutuskan akan memilih sosok cawapres.
Ketua DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Prabowo Subianto sampai saat ini masih mengantongi beberapa nama bakal cawapres baik yang diusulkan partai politik mitra koalisi maupun tokoh dari luar partai politik.
"Saya tegaskan, sampai hari ini Pak Prabowo belum memutuskan siapa yang akan dipilih menjadi cawapres untuk mendampingi dirinya," kata Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR Jakarta, Kamis (19/7/2018).
Rumors yang beredar beberapa nama tersebut antara lain, Ahmad Heryawan (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Gatot Nurmantyo (mantan Panglima TNI), dan Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta).
Anggota Komisi III DPR RI ini menjelaskan, Prabowo saat ini masih terus membangun komunikasi secara intensif dengan pimpinan partai politik, pimpinan ormas keagaman, maupun tokoh nasional. Salah satunya pertemuan Prabowo dengan ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Jakarta.
Ketika ditanya, apakah masih ada pertemuan berikutnya antara Prabowo dan Puan Maharani, Sufmi mengatakan, Prabowo masih akan melakukan komunikasi intensi dengan pimpinan partai politik, sampai sebelum tanggal 10 Agustus.
Sufmi juga menegaskan, Partai Gerindra masih berusaha merangkul partai politik sebanyak-sebanyaknya menjadi mitra koalisi. Partai Gerindra akan mengumumkan pasangan capres-cawapres sebelum tanggal 10 Agustus 2018. KPU membuka pendaftaran pasangan capres-cawapres, pada 4-10 Agustus 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan