Suara.com - Ketua Partai Nasdem Surya Paloh menilai wajar Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengajukan diri sebagai pihak terkait dalam uji materi Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, yang diajukan Perindo di Mahkamah Konstitusi.
“Pak JK kan bukan lagi anak muda, tapi tokoh senior. Punya jam terbang yang luar biasa. Saya pikir pasti dia mengambil langkah-langkah ini atas dasar kepentingan kebangsaan. Itu yang dia prioritaskan. Saya yakin itu,” ujar Surya Paloh di Gedung ABN, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).
Ia menegaskan, Partai Nasdem tetap konsisten memberikan kewenangan hak sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk memilih calon wakil presiden pendampingnya di Pilpres 2019.
Kalau uji materi UU No 7/2017 itu dikabulkan MK dan hasil akhirnya terdapat maklumat bahwa JK berhak menjadi peserta Pilpres 2019 sebagai capres, Surya mengakui bakal menghormati hal tersebut.
Surya menuturkan, Jokowi sendiri belum meminta Partai Nasdem untuk memberikan masukan mengenai siapa sosok yang cocok menjadi cawapres.
“Nanti kalau kami ditanya, ya pasti dikasih masukan,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI