Suara.com - Pasca Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) menangkap tangan kalapas Klas 1 Sukamiskin terkait jual beli fasilitas tahanan, tim Kanwil Kemenkumham Sulsel menggelar sidak di Lapas Kelas 1 Makassar, Minggu (22/7/2018).
Sidak dilakukan Blok I1 dan Blol I2 yang dihuni 200 napi tipikor sekira pukul 22.00 Wita. Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Marasidin Siregar mengaku,razia itu merupakan penertiban lapas dan rutan untuk mengantisipasi barang-barang ilegal dalam lapas.
"Target barang terlarang, narkoba, benda tajam, elektronik," jelas Marasidin.
Sementara Kepala Lapas Kelas 1 Makassar Budi Sarwono menerangkan, dari hasil penggerebekan ditemukam banyak barang ilegal dalam sel tahanan. Diantaranya televisi, handphone, kipas angin hingga carger.
Belum diketahui jumlahpasti barang elektronik yang ditemukan sebab tim Kanwil Kemenkumham Sulsel kata Budi masih terus melakukan penggeledahan.
"Masih dilakukan pendataan karena yang razia dari Kemenkumham," jelas Budi.
"Tahanan tipikor 200. Over kapasitas, idealnya setiap kamar ada yang 3, 5 dan maksimal 7. Penempatan kamar diberikan tanggung jawab," sambung Budi. (Lirzam wahid)
Berita Terkait
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Tas Isi Ratusan Juta, KPK Ungkap Kronologi Kejar-kejaran di Gang Kasus OTT Rejang Lebong
-
Tim Hukum: KPK Tak Punya Cukup Bukti Menetapkan Gus Yaqut sebagai Tersangka Korupsi Haji
-
Telah Kantongi Hitungan Kerugian Negara, KPK Siap Hadapi Praperadilan Gus Yaqut
-
Kasus Bea Cukai, KPK Pamerkan Uang Rp5 Miliar dalam 5 Koper yang Didapat dari Safe House
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia