Suara.com - Plt Kalapas Sukamiskin Kusnali, membantah ada barang-barang mewah dalam sel narapidana yang telah dibuka segelnya oleh petugas KPK pada Rabu (25/7/2018) malam ini.
Rabu malam, KPK membuka segel dua sel terpidana korupsi, yakni TB Chaeri Wardana dan Fuad Amin.
"Tak ada (kemewahan), sama seperti biasanya," ujar Kusnali kepada wartawan sesaat setelah seusai penggeledahan di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Bandung, Rabu (25/7/2018)
Kusnali menambahkan, sel tahanan yang pertama di geledah dan dibuka segelnya milik Fuad Amin, selanjutnya sel milik TB Chaeri Wardana.
"Di dalam kamar, cuma ada berkas-berkas saja. Tak ada barang lain," kata dia.
Kemudian, lanjut Kusnali, berkas-berkas tersebut langsung dimasukkan ke dalam mobil milik petugas KPK tanpa diberitahukan sebelumnya.
"Ada beberapa barang yang dibawa oleh pihak KPK, isinya 3 boks kontainer berkas-berkas" ujarnya.
Kusnali juga menjelaskan, selain membuka segel sel tahanan milik dua terpidana korupsi tersebut, pihak KPK juga telah memastikan saung mewah yang ada di lapas Sukamiskin telah dibongkar.
"Setelah (membuka segel), petugas KPK melihat saung yang telah dibongkar. Kenyaataanya telah dibongkar kan," kata dia. [Rachman]
Baca Juga: Moeldoko Bicara soal Sosok Cawapres Jokowi
Berita Terkait
-
Lapas Sukamiskin Digeledah KPK, Buka Segel Sel Adik Ratu Atut
-
Yunita Mau Beli Kain Kakbah Milik Koruptor SDA, Ini yang Terjadi
-
Cerita Pemenang Lelang Kain Kiswah Hasil Sitaan KPK
-
Dilelang KPK, Kain Kiswah Milik Suryadharma Ali Laku Rp 450 Juta
-
Kemenkumham akan Dirikan Saung di Lapas Sukamiskin, Buat Siapa?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?