Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Menteri Sosial Idrus Marham sebagai saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1. Idrus diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar.
"Iya, hari ini dia pemeriksaan yang kedua," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (26/7/2018).
Sebelumnya, Idrus menyatakan akan menghadiri panggilan KPK untuk pemeriksaan kedua hari ini.
"Insya Allah hari Kamis (diperiksa KPK). Jadi dua hari lagi saya akan datang lagi untuk memberikan penjelasan sebagai lanjutan penjelasan saya sebelumnya," ujar Idrus di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/7/2018).
Idrus menjelaskan, pemeriksaan selanjutnya untuk melengkapi keterangan yang sudah pernah ia sampaikan sebelumnya. Kamis (19/7/2018) lalu, Idrus juga sudah memberikan keterangan ke KPK.
"Memang pada waktu itu belum selesai dan waktunya sudah agak malam, akhirnya disepakati penyidiknya, dengan memberikan waktu kepada saya untuk memberikan penjelasan tambahan sebagai saksi," ujar Idrus.
Kepada wartawan, Idrus Marham belum mau menerangkan terkait keterangan apa yang akan disampaikan pada penyidik selanjutnya.
"Jangan lah, kayak penyidik saja," kata dia.
Pemeriksaan Idrus sebagai saksi yang pertama untuk dua tersangka. Yaitu Wakil Ketua Komisi VII DPR dari fraksi Golkar, Eni Maulana Saragih (EMS) dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK).
Eni terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Rumah Dinas Idrus, Jumat (13/7/2018). Di rumah Idrus, Wakil Ketua Komisi VII DPR itu datang sebagai undangan acara ulang tahun anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal