Suara.com - Seusai melakukan operasi tangkap tangan kasus suap di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa barat, KPK pada Rabu (25/6) kembali menggeledah sel-sel narapidana koruptor di dalamnya.
Tak hanya Lapas Sukamiskin, pada waktu bersamaan, KPK juga ternyata menggeledah rumah kontrakan milik artis Inneke Koesherawati—istri terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah yang diduga menyuap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.
Bedasarkan informasi yang terhimpun oleh Suara.com, rumah kontrakan Inneke terletak sekitar 1,5 kilometer dari Lapas Sukamiskin, tepatnya di perumahan Permata Arcamanik, blok F 15/16 Kota Bandung, Jawa Barat.
Saat Suara.com menelusuri rumah berkatagori mewah tersebut, didapatkan informasi bahwa rumah tersebut dikontrak Inneke sejak tahun 2017.
"Sudah ada di situ hampir 1 tahun, tapi dia (Inneke) jarang keluar," ujar Kusno, Kepala Rukun Tetangga (RT) perumahan Permata Arcamanik kepada Suara.com, Kamis (26/6/2018).
Untuk diketahui, rumah seluas 2 kavling tersebut, bagian dari RT8/RW8 Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Bandung.
Kusno menambahkan, meski sudah hampir satu tahun mengontrak, Inneke tidak pernah bersilaturahmi kepada warga sekitar. Terlebih tidak pernah melapor ke pihak RT.
"(Inneke) datangnya malam-malam saja, selebihnya tak tahu lagi," ujar Kusno.
Saat sejumlah petugas KPK datang ke kediaman Inneke, Kusno mengakui sempat dimintakan izin oleh salah satu petugas lembaga antirasywah tersebut.
Baca Juga: Jokowi Minta Orang Kaya Seperti CT Bantu Pembangunan Menara MUI
"Iya sempat bilang, mau ke rumah (Inneke), saya bilang silahkan, lalu yang dampingi komandan keamanan sini," kata dia. [Rachman]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar