Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengklaim, informasi dirinya pernah menjabat komisaris di PT Freeport Indonesia adalah fitnah.
Bahkan, mantan Ketua MPR periode 1999-2004 tersebut menggelar sayembara berhadiah USD 100 juta atau setara Rp 1,4 miliar bagi siapa pun yang bisa membuktikan dirinya pernah menjadi komisaris Freeport.
"Ini pembunuhan karakter. Saya tegaskan, kalau ada yang bisa membuktikan kebenaran tuduhan itu, saya kasih USD 100 juta,” tegas Amien Rais di Ruang KK-1 kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/7/2018).
Amien Rais menyebut telah memiliki uang tersebut. Dirinya mengatakan, uang itu berasal dari gajinya selama sepuluh tahun.
"Gaji saya sepuluh tahun sekitar itu. Sudah ada sekarang, kalau anda bisa membutikan (saya kasih),” sebutnya.
“Ditambah Rp 100 juta untuk ongkos ke Yogyakarta," ujarnya sambil tertawa.
Amien Rais menjadi pembicara dalam seminar bertajuk "Menggugat Kesepakatan Pergolakan Tambang Freeport".
Selain Amien, hadir pula Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Menteri Menko Perekonomian Rizal Ramli, Ferdinand Hutahaen, dan lainnya.
Baca Juga: Ngontrak Rumah Dekat Lapas Sukamiskin, Inneke Tak Pernah Lapor
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam