Suara.com - Setelah menangkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Wahid Husein, penyidik KPK langsung gencar melakukan pengembangan kasus.
KPK langsung menggeledah empat lokasi, termasuk rumah artis Inneke Koesherawaty di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/7) kemarin.
"Ada 4 lokasi yang digeledah, pertama rumah Inneke Koesherawati di Menteng, Jakarta Pusat," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (26/7/2018).
Tiga lokasi lainnya adalah Lapas Klas I Sukamiskin; rumah milik Hendri di Rancasari, Bandung; dan, Rumah Wahid Husein di Bojongsoang, Bandung.
Dalam penggeledahan yang dilakukan selama 14 jam, yakni sejak pukul 09.00 sampai 23.00 WIB tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen dan mobil.
"Di Lembaga Permasyarakatan Klas 1 Sukamiskin, KPK menggeledah ruang Kepala Lapas dan Staf Lapas. Dari tiga lokasi tersebut, KPK menyita dokumen dan Mobil dari rumah Hendry," kata Febri.
Inneke adalah istri dari Fahmi Dharwansyah yang ikut ditangkap KPK dalam OTT. Fahmi yang juga narapidana kasus korupsi itu, diduga menyuap Wahid Husein untuk mendapatkan fasilitas, pemberian perizinan di Lapas Klas 1 Sukamiskin.
Fahmi diduga dibantu oleh Hendry Saputra dan Andy Rahmat, dalam memuluskan aksinya. Saat ini, Fahmi dan Wahid sudah menjadi tersangka dan ditahan oleh KPK.
Baca Juga: Skandal Penjara Mewah Sukamiskin, KPK Geledah 4 Lokasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?