Suara.com - Rumah kediaman artis dan model era 90an Inneke Koesherawati, ikut menjadi target penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Rumah Inneke digeledah bersamaan dengan penggeledahan LapasSukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/7/2018).
Kediaman itu terletak sekitar 1,5 kilometer dari Lapas Sukamiskin, tepatnya di perumahan Permata Arcamanik, Kota Bandung.
Ternyata, Inneke hanya mengontrak di sana, sementara pemilik rumah tersebut adalah Rifanzi, Wakil Ketua DPRD Pesawaran, Lampung.
"Rumahnya punya Rifanzi, dia orang Lampung, orang legislatif," ujar Kusno, Kepala Rukun Tetangga (RT) perumahan Permata Arcamanik kepada Suara.com, Kamis (26/7/2018).
Menurut Kusno, meski telah memiliki rumah di blok F 15/16 Permata Arcamanik tersebut, Rifanzi jarang mengunjungi rumah yang terbilang mewah tersebut. Terlebih, untuk melapor ke pihak keamanan perumahan, maupun ke pihak RT.
"(Punya) rumahnya sudah lama, tapi jarang datang. Jadi akhirnya, terakhir kabar dikontrak Ibu Inneke," kata dia.
Kusno juga menyesalkan, baik Rifanzi sebagai pemilik rumah, maupun Inneke Koesherawati sebagai pengontrak rumah tidak bisa bersosialisasi dengan warga sekitar.
"Seharusnya kan kalau memang berniat baik, sebagai warga yang baik datang melapor, ini tidak," tuturnya.
Baca Juga: Ditepuki karena Minum Kopi saat Pidato, Ini Reaksi Prabowo
Sebagai informasi, Rifanzi yang di maksud Kusno adalah Rifanzi Chandras Varas Rachmad. Berdasarkan penelusuran Suara.com, Rifanzi diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran,.
Rifanzi juga merupakan salah satu kader dan Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Lampung.
Penggeledahan rumah Inneke tersebut terkait penyelidikan dugaan suap yang dilakukan sang suami, Fahmi Darmawansyah kepada Kalapas Sukamiskin Wahid Husen untuk mendapat fasilitas mewah di dalam sel penjara.
Dalam perkara dugaan suap ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Kalapas Sukamiskin Wahid Husein beserta stafnya, Hendry Saputra; serta, Fahmi Darmawansyah, dan napi pendampingnya Andri Rahmat.
Fahmi memberikan suap berupa satu unit mobil kepada Wahid untuk mendapatkan fasilitas kamar dan izin keluar.
Fasilitas itu terungkap saat KPK menggeledah kamar Fahmi. Berdasarkan rekaman penyidik KPK, terlihat kamar Fahmi dilengkapi dengan penyejuk udara, televisi, lemari es, dan wastafel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba