Suara.com - Aparat kepolisian Polsek Sendana Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat mencari warga yang dinyatakan hilang di pegunungan Tanete Kubur Dusun Lombona Desa Tubo Tengah Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene.
"Polisi di Polsek Sendana Kabupaten Majene masih melakukan pencarian terhadap orang hilang pada sejak Selasa lalu, pukul 17.30 WITA, di pegunungan Tanete Kubur Dusun Lombona Desa Tubo Tengah Kabupaten Majene," kata Kapolsek Kecamatan Sendana Kabupaten Majene, AKP Achmad Syarif Tola di Majene, Kamis (27/7/2018).
Ia mengatakan, orang yang hilang berdasarkan laporan masyarakat setempat bernama Rawasiah yang sudah lanjut usia.
"Polisi mulai melakukan pencarian pada 25 Juli 2018 pukul 12.30 WITA, dari keterangan pihak keluarganya korban mempunyai riwayat penyakit dalam," katanya.
Menurut dia, pencarian di sekitar tempat kejadian perkara hasilnya masih nihil, namun pencarian korban hilang tetap dilanjutkan dengan cara melakukan penyisiran berpencar di area pegunungan Kecamatan Sendana.
"Polisi bersama tim Basarnas Kabupaten Majene kesulitan karena untuk menjankau TKP harus melalui medan yang sangat sulit dan memakan waktu yang lama melalui kondisi jalanan sempit dan berjurang," kajtanya.
Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan tanda-tanda atau jejak apapun yang dapat dijadikan petunjuk sehubungan dengan kejadian orang hilang tersebut.
"Polisi sudah berada di atas gunung tinggi untuk mendapatkan signal telepon seluler agar mempermudah komunikasi pencarian warga yang hilang," katanya. (Antara)
Baca Juga: Waspada! Permen Narkoba Rp 300 Ribu Perbungkus Beredar di Bekasi
Berita Terkait
-
Foto Selfie di Sungai saat KKN, Mahasiswa Unhas Tenggelam
-
Kobaran Api Membakar 39 Kapal Nelayan di Pelabuhan Benoa Padam
-
3 Hari Menghilang, Jenazah Sutardi Mengambang di Sungai Musi
-
Korban KM Lestari Karam di Selayar Bertambah Jadi 12 Orang
-
Tinggi Abu Erupsi Gunung Agung Capai 2 Km, Warga Mulai Mengungsi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta