Suara.com - Indonesia dan Malaysia merupakan negara serumpun yang cukup akrab. Meski demikian, hubungan Indonesia dan Malaysia tak selalu baik. Ada saja ulah warga Malaysia yang membuat masyarakat Indonesia kesal.
Kali ini, seorang pesepak bola Malaysia bernama Amirul Ashrafiq Hanifah membuat warganet Indonesia geram karena unggahannya di media sosial.
Melalui story yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @amirulash9, mengunggah foto tim nasional (timnas) Malaysia.
Dia meminta doa kepada warganet agar Malaysia menang mengalahkan Indonesia di ajang Piala AFF U-16 2018.
Menariknya, dalam unggahan itu Amirul Ashrafiq Hanifah membubuhkan bendera merah putih dalam posisi terbalik.
Entah apa maksudnya, warganet berasumsi Amirul Ashrafiq sengaja menghina Indonesia dengan unggahan bendera merah putih yang dibalik.
Unggahan tersebut tentu saja menyulut emosi netizen Indonesia. Mereka langsung memberikan komentar pedas kepada Amirul Ashrafiq melalui capture story yang diunggah akun @timnas.indonesia, Jumat (27/7/2018).
Mereka benar-benar tidak terima timnas Indonesia dihina sedemikian rupa oleh pesepak bola Malaysia tersebut. Namun, mereka berharap timnas Indonesia tidak emosi dengan hinaan tersebut dan tetap fokus pada pertandingan.
"Itu pasti biar timnas emosi. Nanti malah kalah lagi kalau lawan Malaysia. Tahan emosi jiwa. Timnas mantap jiwa," dukung @gyeanbuffon.
Baca Juga: Biadab! Ayah Tiri Ini Siksa Istri dan Cabuli Anak Gadisnya
"Kalahkan timnas mereka dan mereka akan malu. Maju terus timnas Indonesia," komentar @dewasatya_m.
"Prestasi yang akan menunjukkan seberapa hebat dan tangguhnya timnas Indonesia," lanjut @balistikmanis_.
"Jangan terlalu lebay menanggapi itu. Balas dengan prestasi. Masalahnya kita selalu kalah lawan Malaysia. Makanya mereka berani berbuat seperti itu," imbuh @tegucyono.
Ajang Piala AFF U-16 2018 kali ini digelar di Indonesia. Kejuaraan sepak bola khusus remaja di Asia Tenggara ini diikuti 11 negara.
Partai pertama ajang ini dimulai Minggu (29/7/2018) pukul 15.30 WIB yang mempertemukan timnas Kamboja dan Vietnam di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur.
Pertandingan selanjutnya, yakni pukul 19.00 WIB mempertemukan Indonesia dengan Filipina di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.
Berita ini juga sebelumnya dimuat di Solopos.com jaringan Suara.com dengan judul https://bola.solopos.com/read/20180728/499/930559/pesepak-bola-malaysia-unggah-bendera-indonesia-terbalik
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun