Suara.com - Dibongkarnya puluhan saung atau gazebo di Lapas Sukamiskin pasca adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK kepada Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein beberapa waktu lalu ternyata disayangkan Anggota DPR RI, Fahri Hamzah.
Menurut mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, saung yang ada di Lapas Sukamiskin itu nyatanya sebagai bentuk kreativitas narapidana yang rata-rata terlibat korupsi.
"Itu (saung) kreativitas, (bisa) untuk menerima tamu, pengajian dan grup diskusi," ujar Fahri saat mengunjungi Lapas Sukamiskin di Jalan AH Nasution, Bandung, Sabtu (28/7/2018).
Selain itu, lanjut Fahri, saung atau gazebo yang saat ini telah diratakan dengan tanah itu diyakininya bisa dijadikan tempat untuk bertemu para keluarga narapidana. Mengingat tempat bertemu keluarga di Lapas Sukamiskin sangat terbatas.
"Tadinya bagus itu. Tapi tiba-tiba kemudian itu disuruh dibongkar," kata dia.
Fahri menambahkan, setelah saung-saung dengan katagori mewah tersebut dibongkar, akhirnya para keluarga yang ingin menjenguk para narapidana hanya bisa bertemu di satu tempat dan terbatas.
"Sekarang saya lihat tadi di bawah sana keluarga itu terima tamu di karpet di lorong," ujarnya. (Rachman)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam