Suara.com - Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePi), Jerry Sumampouw menilai harusnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat peraturan yang mengikutsertakan Bawaslu dalam mengawasi proses daftar nama caleg yang pernah bermasalah dalam kasus korupsi.
Ia menilai, opini yang dibangun Bawaslu, yang mengatakan PKPU itu tak tepat, membuat seolah-olah aturan tersebut menjadi tidak pasti sehingga memunculkan celah untuk gugatan. Dan kemudian gugatan itu bisa berhasil karena opini tersebut.
“Kalau tidak setuju, semestinya dari awal Bawaslu gugat PKPU ini. Karena ini penting supaya tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat, di tingkat caleg dan parpol,” ujar Jerry di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Ia mengatakan, seharusnya Bawaslu bekerja sesuai PKPU ini. Posisi Bawaslu juga dinilai jelas, karena Bawaslu menegakkan atau menjalankan pengawasan berdasarkan aturan.
“Karena itu, kalau ada caleg mantan koruptor masih ada, Bawaslu harus menggugat KPU dan mengkritik KPU supaya dikeluarkan gitu. Kan berdasarkan peraturan yang dibuat oleh KPU sendiri. Itu satu,” terangnya.
Yang kedua, tambahnya, Bawaslu itu harusnya menjalankan fakta integritas untuk semua partai.
“Jadi semetinya Bawaslu itu konsiten aja dengan nilai. Bahwa ada aturan hukum yang bisa menimbulkan polemik bisa menimbulkan perdebatan gitu ya. Tetapi saya kira fakta integritas memperlihatkan bahwa Bawaslu itu ada dalam semangat yang sama dengan KPU. Dan karena itu, semestinya tidak perlu ada kontradiksi, tidak perlu ada pertentangan di dalamnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Bukan Lewat DPRD, Ini Resep Said Abdullah PDIP Agar Biaya Pilkada Langsung Jadi Murah
-
Bawaslu Ungkap Upaya Digitalisasi Pengawasan Pemilu di Tengah Keterbatasan Anggaran
-
Terjerat PKPU dan Terancam Bangkrut, Indofarma PHK Hampir Seluruh Karyawan, Sisa 3 Orang Saja!
-
Sambangi KPK, Pelapor Ketua Bawaslu Serahkan Bukti Dugaan Korupsi Proyek Renovasi Gedung
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi
-
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
-
Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda
-
Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik
-
Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia