Suara.com - Dua kelompok pria asal Kupang dan Bima terlibat baku hantam di Jalan Sabi Raya No 53 RT 01/02 Kelurahan Bencongan Indah, Kecamata Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Akibatnya, dua orang mengalami luka bacok di bagian pipi, kepala dan kaki.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan, kejadian bermula pada Minggu, 29 Juli 2018. Dua orang wanita berinisial Y dan F yang sedang mengendarai sepeda motor dihentikan oleh debt collector asal Kupang di Jalan Pakubuono 1 Cibodas Baru, Cibodas, Kota Tangerang.
Motor yang digunakan oleh keduanya pun ditahan oleh debt collector itu lantaran menunggak bayaran kredit motor. Tak terima motornya ditahan, Y dan F pun menghubungi sang saudara, Edi meminta pertolongan.
"Tak lama kemudian Edi dan tujuh orang asal kelompok Bima datang ke lokasi. Mereka melakukan negosiasi agar motor itu bisa dibebaskan," ujar Yurikho saat dihubungi Suara.com, Selasa (31/7/2018).
Nahas, negosiasi yang dilakukan oleh kedua kelompok itu justru berujung pada pertikaian. Debt collector asal Kupang yang belum diketahui identitasnya itu menyerang Edi dan ketujuh orang lainnya dengan menggunakan senjata tajam dan menusuk salah seorang dari mereka, yakni Abdullah.
Akibat mendapat serangan itu, Edi dan rekan-rekannya pun melarikan diri meninggalkan lima unit sepeda motor di lokasi negosiasi itu. Tak sampai di situ, debt collector kembali melakukan penyerangan ke kediaman salah seorang kelompok Bima di Jalan Sabi Raya No 53 RT 01 / 02 Kelurahan Bencongan Indah, Kecamata Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
"Malam harinya, sekira jam 2 pagi rumah Iwan anggota kelompok Bima diserang oleh tujuh orang debt collector asal Kupang. Bahkan, mereka tak segan membacok tubuh Iwan hingga melukai pipi dan kepalanya," terang Yurikho.
Yurikho menjelaskan, ketujuh anggota kelompok Kupang tersebut saat ini masih dalam pengejaran. Mereka diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat sedang melakukan penyerangan.
"Saat ini dalam pengejaran tim kami. Sementara, korban sudah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo Datangi Neno Warisman karena Dipersekusi di Batam
Kontributor : Anggy Muda
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang