Suara.com - Selasa (31/7/2018) hari ini terakhir perbaikan persyaratan bakal calon legislatif di KPU. Namun hingga sore ini belum banyak terlihat partai politik peserta Pemilu 2019 yang datang melakukan perbaikan bakal calegnya di kantor KPU pusat, Jakarta.
Di hari terakhir ini, KPU pusat dan KPU daerah membuka layanan perbaikan berkas bakal caleg hingga pukul 24.00.
“Jadi KPU berserta KPUD seluruh daerah hari ini siap melayani partai politik untuk melakukan perbaikan sampai pukul 24.00 waktu setempat,” kata anggota KPU Wahyu Setiawan kepada wartawan di kantornya, Jakarta.
Hingga sekarang belum ada partai politik yang datang melakukan perbaikan berkas-berkas calegnya. Menurut Wahyu, kebiasaan partai politik datang diakhir-akhir penutupan.
“Belum ada (yang datang), seperti biasa parpol biasanya kan memanfaatkan waktu di jam-jam terakhir. Tapi itu tidak masalah bagi KPU, karena kami tetap akan melayani sampai pukul 24.00 waktu setempat,” ujar dia.
Sementara itu, Wahyu belum bisa menyampaikan berapa total caleg tmyang belum memenuhi syarat. Namun, informasi itu akan disampaikan ke publik secara terbuka saat penetapan daftar calon sementara pada tanggal 8-12 Agustus 2018.
Hal itu dilakukan untuk membuka partisipasi publik memberikan masukan kepada KPU jika ada dari antara daftar caleg sementara tersebut bertentangan dengan aturan, seperti mantan koruptor, mantan narapidana bandar narkoba dan mantan narapidana kekerasan seksual terhadap anak dan lainnya.
"Hal ini untuk membuka ruang partisipasi masyarakat," kata dia.
Baca Juga: Cuma Iseng, Motif Bocah Peretas Situs KPU Jawa Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim