Suara.com - Mabes Polri telah mengirim bantuan personil dan tim medis untuk membantu dalam pencarian korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) 7.0 Skala Richter. Selain itu Polri juga akan membantu dalam penangananan sejumlah infrasruktur yang telah rusak pasca gempa.
"Kami akan recovery fasilitas publik yang bisa kami recovery secepatnya untuk kepentingan publik," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/8/2018).
Iqbal menyebut, sebelum tim tambahan sudah bergerak ke Lombok, NTB. Polda NTB sudah terjun selaku wilayahnya membantu evakuasi dan pengamanan. Titik fokus yang menyebabkan sejumlah infrastruktur yang rusak berada di Lombok Utara dan Lombok Timur
Menurut Iqbal, wisatawan atau turis asing yang berada di Lombok juga menjadi perhatian Polri untuk di evakuasi lebih tepatnya di wilayah Tiga Gili.
"Wisawatan dan semua turis asing itu jadi prioritas juga. Kami tidak mendiskriminasi beberapa masyarakat, tetapi kami harus melakukan upaya-upaya maksimal, prinsipnya untuk membantu semua masyarakat," ujar Iqbal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
-
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM