Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga saat ini data jumlah korban meninggal akibat gempa Lombok diperkirakan akan terus bertambah mengingat ada beberapa korban yang hingga kini belum dapat di evakuasi.
Sutopo menyebut, ada korban para jemaah yang sedang melangsungkan ibadah salat Isya di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.
"Contohnya korban jemaah yang semalam salat Isya masjid kemudian roboh, lantai dua roboh menimpa jemaah di Kabupaten Lombok Utara," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).
Sutopo menjelaskan, diperkirakan banyak korban meninggal dan hingga kini belum dapat di evakuasi. Hal tersebut lantaran belum ada alat berat sehingga para personel tim gabungan masih melakukan evakuasi secara manual.
Sutopo menambahkan, penanganan korban gempa masih terkendala di masalah logistik, khususnya di Lombok Utara.
"Logistik memang tidak mencukupi, belum mencukupi untuk kebutuhan korban apalagi di Kota Mataram. Warung-warung tutup, toko tutup karena dagangannya masih berantakan, beberapa daerah masih terisolir khususnya yang berada di gunung gunung," beber Sutopo.
Hingga saat ini petugas belum bisa menjangkau karena akses menuju ke lokasi merupakan jalan kecil dan ada kerusakan di jalan tersebut. Sama halnya dengan distribusi bantuan juga belum dapat diberikan.
"Distribusi bekum bisa diberikan, evakuasi serta penyelamatan pertolongan belum bisa dilakukan. Secara umum, pengananan terus dilakukan dan bantuan terus berdatangan," tandas Sutopo.
Baca Juga: Bertemu Jokowi di Istana, Ratusan Mahasiswa IMM Naik Hercules
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Investor Mulai Cemas, Mengapa Kekosongan Gubernur BI Picu Kekhawatiran Independensi?
-
Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum
-
CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi
-
Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?
-
Kemenhut Tangkap Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang, Ini Kronologinya
-
Ancaman Perang Terbuka Meluas di Timur Tengah, Negara Arab Tak Mau Terlibat Konflik Iran dan AS
-
Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk
-
5 Sepatu Lari Adidas Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Latihan Setiap Hari
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir
-
Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.623.000/Gram