Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta masyarakat untuk tidak saling menghujat kesalahan penulisan pada spanduk Asian Games 2018 yang viral di media sosial.
Dia menilai kesalahan penulisan di spanduk merupakan hal manusiawi.
"Yang saya lihat itu ada logo Pemprov-nya, ada logo snappy-nya juga, ya tentunya ini kesalahan yang manusiawi sekali," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/8/2018) malam.
Baca Juga: Mengenal Simone Julia, Atlet Jiu Jitsu Blasteran Kanada - Indonesia
Sandiaga lantas mencontohkan di kalangan masyarakat hingga anggota DPRD masih banyak yang salah mengucapkan kata Asian Games menjadi Asean Games.
"Tapi jangan jauh-jauh di masyarakat, kita di sini saja masih salah. Jadi jangankan masyarakat, tadi pagi teman-teman wartawan aja (ada yang nanya) Asean Games, di DPRD apalagi," tutur Sandiaga.
Karena itu, ia berharap kesalahan penulisan Asian Games yang ada di spanduk agar tidak dijadikan ajang untuk saling menyalahkan siapapun.
"Jadi jangan saling dipakai untuk gebuk-gebukan gitu lah. Itu bukan salahnya Pak Erick (Thohir, ketua INASGOC), bukan salahnya Pak Anies (Baswedan, gubernur DKI Jakarta), apalagi salahnya Presiden (Joko Widodo)," ucap Sandiaga.
Ia pun menegaskan kesalahan penulisan Asian Games merupakan kesalahan manusiawi yang bisa segera diperbaiki. Menurutnya, wajar dari jutaan spanduk ada 3 sampai 4 persen yang salah penulisan.
"Ya saya sampaikan itu harus diubah. Itu salahnya salah yang sangat manusiawi. Let's make changes. Dibenerin, dibenahi dan enggak usah saling menyalahkan, itu saja simple. Dan mungkin dari 1 juta spanduk mungkin yang salah di bawah 3 sampai 4 persen juga sudah Alhamdulillah," tandasnya.
Sebelumnya, persiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyambut Asian Games kembali menjadi sorotan. Baru-baru ini, publik mengomentari mengenai banyaknya spanduk Asian Games 2018 yang salah tulis.
Salah satunya spanduk bertuliskan "Kami siap mendukung pelaksanaan 18th Asean Games 2018, Jakarta-Palembang," buatan Pemprov DKI.
Spanduk itu menjadi bahan ejekan publik, terutama di media sosial, karena di dalam spanduk tertulis "Asean Games", bukan "Asian Games".
Selain itu, ada pula baliho yang juga salah dalam penulisan "Asian Games 2018". Pada salah satu baliho yang difoto dan viral di media sosial, tertulis "Aisan Games". Baliho itu terpajang di Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Satu warganet bernama ILo Sanre melaporkan spanduk-spanduk salah tulis itu ke akun Twitter milik Anies Baswedan.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?