Suara.com - Mengapa Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengerahkan jaringan komunitas Genpi (Generasi Pesona Indonesia di Lombok?
Selain bergerak secara online, memviralkan info terkini seputar bencana gempa di Lombok, juga untuk menangkis isu-isu hoaks.
Di setiap kejadian luar biasa, selalu ada informasi yang simpang siur. Bagi daerah yang menjadi destinasi prioritas pariwisata, yang dikenal dengan 10 Bali Baru, kabar bohong itu bisa menimbulkan kegaduhan dan kepanikan.
“Di sinilah anak anak komunitas Genpi dibutuhkan,” kata Arief.
Persis apa yang disampaikan Sutopo Purwonugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB di media televisi, dia menyebut, masih ada info soal kemungkinan tsunami di Gili Gili.
“Itu hoaks! Itu tidak betul!” tegas Sutopo, berulang kali.
Akibat isu tersebut, bukan hanya wisatawan yang sedang di Gili Trawangan yang panik, para pegawai hotel dan restoran pun ikut-ikutan panik. Banyak diantara mereka yang ingin cepat-cepat meninggalkan Gili Trawangan.
“Saya sampaikan sekali lagi, itu hoaks. Potensi tsunami sudah dicabut sejak semalam,” jelasnya.
Bahkan Sutopo mempersilakan wisatawan untuk tetap tinggal di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.
Baca Juga: Manajemen Krisis, Kemenpar Gerak Cepat Selamatkan 1000 Turis
“Silakan tinggal di pulau-pulau cantik itu, tidak perlu khawatir. Gempa-gempa susulan yang kecil-kecil itu banyak dan sering. Itu biasa dan tidak berpotensi tsunami,” katanya.
Hoaks atau kabar bohong mudah viral dan menakutkan. Genpi melalui hastag #GenpiPeduliGempa bergerak di media sosial. Salah satunya menginformasikan hal-hal penting dan mendesak terkait 3A, yaitu Atraksi, akses, Amenitas, yang menjadi kepedulian Kemenpar dalam melayani wisatawan.
Genpi pun membuat posko, berkolaborasi dengan Dispar NTB, Poltekpar Lombok, Tim Manajemen Krisis Kemenpar, yang semuanya adalah organ Kementerian Pariwisata. Bahkan poskonya berada di satu spot di Dispar NTB.
“Terima kasih buat anak-anak Genpi, yang terus bergerak dan bermitra dengan baik, dengan memberikan info yang faktual,” ujar Menpar.
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno