Suara.com - Kematian perempuan berumur 30 tahun bernama Risma Sitinjak di Depok menyisakan teka-teki. Sebab, atas kematiannya itu polisi mencurigai bahwa korban diduga dibunuh. Dugaan ini berdasarkan adanya kejanggalan-kejanggalan.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum meninggal Risma Sitinjak sempat terlibat cekcok dengan suaminya. Risma diketahui hanya tinggal bersama suaminya.
"Sama suaminya, biasanya sih keluar pagi paling beli rokok tapi saya gak terlalu kenal," kata salah satu warga kepada Suara.com, Senin (13/8/2018).
Sementara itu, sang pemilik kontrakan bernama Yuyun mengatakan, Risma baru dua bulan ngontrak bersama suaminya.
"Ya masih baru, saya ketemu dua kali itu juga waktu dia bayar kontrakan. Kata warga sekitar sih dia (Risma) sering cekcok sama suaminya," kata Yuyun kepada awak media.
Kasatreskrim Polresta Depok, Kompol Bintoro mengatakan, Risma Sitinjak ditemukan tewas membusuk. Ia diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar tiga hari usai ditemukan.
"Ya ada kejanggalan, untuk lebih memastikan korban selanjutnya dibawa ke RS Kramat Jati untuk menjalani kepentingan otopsi guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Bintoro.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Dalang Penembakan Ikut Saksikan Herdi Ditembak Pembunuh Bayaran
-
Kematian Wanita Muda di Depok Terungkap dari Mimpi Seorang Teman
-
Pembunuh Antonio Ternyata Temannya Sendiri, Cuma Gara-gara Motor
-
Alasan Pembunuh Warga Kramat Jati Tak Bawa HP Selama Buron
-
Slamet Nekat Bunuh Saudara Sendiri Diduga karena Narkoba
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan