Suara.com - Aparat Satreskrim Polsek Pademangan berhasil meringkus komplotan begal sadis, yang telah menyerang dua warga dengan senjata tajam di kawasan Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara.
Tiga pelaku yang ditangkap dalam kasus ini masih berusia remaja. Mereka adalah Arif Karyadi (20), Muhamad Yanuardi Praba (18) dan Wahyu Supriadi (17).
Kapolsek Pedemangan Komisaris Sri Suhartatik menjelaskan, petugas terpaksa menghadiahkan timas panas ke arah bagian kaki Arif lantaran dianggap melawan saat ditangkap di lokasi persembunyiannya pada Minggu (12/8/2018).
"Pada saat diamankan, pelaku Arif Karyadi melakukan perlawanan kepada petugas sehingga pelaku diberi tindakan tegas dan terukur," kata Sri, Selasa (14/8/2018).
Polisi juga menyita sebilah celurit yang dipakai pelaku saat melancarkan aksi begal kepada Zainal Arifin (29) dan Ridwan Edi Yusuf (25).
Sri menyampaikan, aksi begal itu dilakukan para pelaku saat kedua korban hendak mencari makanan di kawasan Mangga Dua.
Saat itu, para pelaku langsung memepet sepeda motor yang dikendarai Ridwan. Tak lama, para pelaku menendang dan menyabet Zainal memakai sebilah celurit. Ridwan turut menjadi sasaran serangan sajam dari pelaku.
"Zainal mengalami luka bacok pada bagian kepala, lengan kiri dan kanan, jari telunjuk kiri, dan kaki. Sedangkan korban Ridwan mengalami luka sabet pada lengan sebelah kanan," katanya.
Melalui aksi begal itu, pelaku berhasil merampas tas berisi uang yang dibawa Zainal. "Akibat dari kejadian tersebut korban Zainal Arifin mengalami kerugian sebersar Rp 600 ribu," kata dia.
Baca Juga: Berbau Samba, Willian Puji Gaya Main Maurizio Sarri di Chelsea
Terkait kasus ini, polisi masih memburu dua pelaku lain bernama Rendi dan Firman. Sementara tiga pelaku yang ditangkap dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancam hukuman pidana maksimal penjara 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang