News / Metropolitan
Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:27 WIB
Ilustrasi begal menggunakan sepeda motor. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Hal inilah yang baru saja dialami seorang pedagang di Kota Depok. Adalah Nurhayati, perempuan 49 tahun warga Kelurarahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat ini adalah salah satu pedagang di Terminal Depok yang digusur beberapa hari lalu.

Mirisnya, usai menjadi korban penggusuran karena pembangunan terminal di Depok itu. Nurhayati malah jadi sasaran bandit di Depok. Sepeda motor miliknya baru saja dibegal di kawasan Grand Depok City (GDC), Kecamatan Sukmajaya pada 4 Agustus 2018 sekitar pukul 23.32 WIB.

Dari informasi, kala itu Nurhayati hendak membeli makanan di area GDC. Namun, nahas, di tengah jalan, ia dihadang oleh empat orang tak dikenal menggunakan sepeda motor.

"Aku lagi kena musibah lapak dagangan ditertibkan Satpol PP, sekarang dibegal. Motor Beat aku hilang," kata Nurhayati dengan nada sedih kepada Suara.com, Rabu (8/8/2018).

Saat kejadian, Nurhayati mengaku dipaksa untuk menyerahkan sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam dengan nomor Polisi B 3064 EMJ.

"Aku takut soalnya ditodong senjata tajam, yawes aku serahkan motor aku," kata dia.

Ia mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke Polresta Depok. Ia berharap motornya kembali karena sepeda motor itu lah menjadi tumpuan usahanya. (Supriyadi)

Kontributor : Supriyadi

Load More