Meski berdarah Manado, pebulutangkis Greysia Polii terlahir di Jakarta, tepatnya 11 Agustus 1987. Untuk urusan prestasi, Greysia Polii sudah memiliki banyak trofi. Salah satunya medali emas Asian Games 2014 sektor ganda putri. Prestasi itu didapatnya saat berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari.
3. Wewey Wita, Silat (5579)
Pesilat cantik andalan Indonesia ini lahir di Tangerang, Banten, 13 Februari 1993. Ia adalah peraih emas kelas B putri SEA Games 2017. Pada dua edisi SEA Games sebelumnya, yakni Myanmar 2013 dan Singapura pada 2015, dia meraih medali perak. Ia pernah mengenyam pendidikan di PPLP Bandung. Sebelum menjadi pesilat, Wewey bercita-cita menjadi dokter.
4. Mariska Halinda, Taekwondo (3277)
Lahir di Samarinda, 28 Maret 1994, Mariska adalah andalan cabang taekwondo kelas 53 putri. Kematangan Mariska sebagai atlet, terasah saat ia melanjutkan sekolah ke SMA atlet Ragunan. Untuk urusan prestasi, Mariska adalah perain emas SEA Games 2017. Di level nasional, ia meraih medali emas Kyorugi - 53 kilogram PON XIX/2016 Jawa Barat.
5. Dellie Threesyadinda, Panah (3104)
Wanita yang akrab disapa Dinda ini, lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 12 Mei 1990. Ia adalah putri dari Denny Trisyanto dan atlet panahan senior Lilies Handayani. Wanita berparas cantik ini memang tumbuh di tengah-tengah keluarga atlet.
Selama lebih dari 20 tahun kiprahnya di dunia panahan, Dinda telah menorehkan banyak prestasi, beberapa di antaranya, yaitu dua medali emas PON 2012, Medali emas dan perak di SEA Games 2013, serta medali emas pada Archery World Cup Antalya 2016.
Atlet Favorit Pria
Baca Juga: Dukung Atlet, Ayo Vote Atlet Favorit Fans Games!
1. Kevin Sanjaya, Bulutangkis (8356 vote)
Kevin Sanjaya adalah pebulutangkis ganda putra terbaik Indonesia saat ini. Dengan pasangannya, Markus Gideon, Kevin menempati peringkat 1 dunia. Kevin terlahir 2 Agustus 1996 di Banyuwangi, Jawa Timur. Kevin dibesarkan oleh PB Djarum Kudus. Oleh para fans, pasangan Kevin/Markus mendapat julukan Minions.
2. Rezaldi Hehanusa, Sepakbola (7553)
Pria yang akrab disapa Bule itu bergabung di Timnas Indonesia sejak awal tahun 2017. Saat Timnas U-22 bertarung diajang SEA Games di Malaysia. Bule ikut membawa Indonesia meraih perunggu. Rezaldi mempunyai bakat bermain bola sejak kecil. Ia mulai bermain bola sejak duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar. Kala itu, Rezaldi bergabung bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) Akademi Sepakbola Intinusa Olah Prima (AS-IOP), yang dirintis Almarhum Ronny Pattinasarani dan Urias.
Setelah itu, Rezaldi kembali bergabung dengan SBB Villa Pamulang Tangerang pada 2000. Karier sepakbolanya dimulai bersama klub amatir Persitangsel Tangerang Selatan. Ia bergabung selama dua tahun yakni 2013 hingga 2015. Pada tahun 2016, tim Persija membuka seleksi untuk posisi bek kiri. Bule yang ikut seleksi dinyatakan lolos dan langsung masuk skuat utama.
3. Iqbal Chandra Pratama, Silat (6932)
Pesilat andalan Kalimantan Timur ini terlahir di Lhoukseumawe, Aceh. Tepatnya pada 12 Mei 1996. Iqbal tergabung di Perguruan Tapak Suci. Ia tercatat mengenyam pendidikan di program studi Hubungan Internasional Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur. Di Asian Games nanti, Iqbal akan tampil di kelas D 60-65 kilogram.
4. Febri Haryadi, Sepakbola (4432)
Febri lahir di Bandung, 19 Februari 1996. Namanya mulai mencuat saat membela Persib Bandung pada ajang Piala Jenderal Sudirman 2015. Turun sejak menit awal, ia mampu mencetak gol ke gawang Persela Lamongan. Laga itu tak akan dilupakannya.
Pertandingan tersebut menjadi debutnya bersama tim senior. Waktu itu usianya masih 19 tahun. Pemain jebolan SSB PRO UNI Bandung ini bisa dibilang memiliki kemampuan di atas rata-rata bagi pemain seumurannya. Kariernya berkembang begitu cepat. Ia sudah memperkuat Persib U-21 ketika usianya 17 tahun.
5. I Gede Siman Sudartawa, Renang (1504)
Siman Sudartawa lahir di Klungkung, Bali, pada 8 September 1994. Ia lebih banyak melewatkan pendidikannya dengan home schooling. Namun, ia melanjutkan jenjang pendidikan di Perbanas. Performa I Gede Siman Sudartawa, mulai diperbincangkan banyak orang sejak SEA Games 2017. Kala itu, kegigihannya berbuah medali emas. Ia bahkan mampu memecahkan rekor SEA Games di nomor gaya punggung 50 meter. Siman mencatat waktu 25,20 detik. Menumbangkan catatan rekor sebelumnya, yaitu 25,27 detik milik perenang Singapura, Quah Zheng Wen.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat