Suara.com - Pelajar SMA asal Papua Barat, Nikanor Yafet Malakabu terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Nikanor bersama 67 pelajar lain dari 34 Provinsi di Indonesia akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018 di halaman Istana Merdeka, Jakarta.
Seusai dikukuhkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Nikanor merasa senang dan bangga. Apalagi setelah acara Presiden mengalami satu persatu anggota Paskibraka.
"Ini yang pertama kali dan saya pertama jabat tangan dengan bapak presiden," ucap Nikanor di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018).
Selain itu, Nikanor juga tidak pernah menyangka bisa mewakili Papua Barat dan dikukuhkan menjadi anggota Paskibraka.
"Ini mungkin berkat atau takdir bisa masuk Paskibraka," katanya.
Selain Nikanor, ternyata perwakilan keluarganya ada yang menjadi anggota Paskibra. Namun hanya sampai tingkat Provinsi dan Kabupaten. Belum ada yang aampai ke tingkat nasional seperti dirinya.
"Prosesnya ada dari kakak ikut Paskibra Provinsi, ada satu lagi ikut di Kabupaten. Nah disitu mereka suruh saya ikut Paskibra. saya masuk di Paskibra. Tidak terpikir bisa sampai nasional," kata dia.
Lebih lanjut Nikanor mengatakan, orangtuanya sangat senang dan bangga bisa menjadi anggota Paskibraka tahun ini.
Sekitar tiga minggu Nikanor bersama rekan-rekan mendapatkan pelatihan sebelum bertugas pada 17 Agustus mendatang.
Baca Juga: Jokowi Mengukuhkan 68 Pelajar SMA Jadi Anggota Paskibraka
"Saya mendapatkan banyak teman dari semua provinsi datang. saya merasa senang. Saya ingin Papua Barat itu, kabupaten saya Provinsi saya jadi yang terbaik," katanya.
Di Ibu Kota, Nikanor tidak didampingi oleh orangtuanya. Namun, kakak kandungnya datang untuk melihat penampilannya saat HUT RI nanti.
Berita Terkait
-
Jokowi Mengukuhkan 68 Pelajar SMA Jadi Anggota Paskibraka
-
Zulkifli Hasan Mendadak Temui Jokowi di Istana, Bahas Pilpres?
-
Kunjungi Pameran Seni Istana, Puan Paling Suka Lihat Lukisan Ini
-
Istana Ungkap Alasan Jokowi Belum Mau Ungkap Nama Cawapres
-
Malam Ini Jokowi Bertemu Ketum Parpol Pendukung di Istana?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!
-
Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!
-
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum untuk Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Isr
-
CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi
-
Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita
-
Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?