Atlet Favorit Wanita
1. Greysia Polii, Bulutangkis (10674 vote)
Meski berdarah Manado, pebulutangkis Greysia Polii terlahir di Jakarta. Tepatnya 11 Agustus 1987. Untuk urusan prestasi, Greysia Polii sudah memiliki banyak trofi. Salah satunya medali emas Asian Games 2014 sektor ganda putri. Prestasi itu didapatnya saat berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari.
2. Puspa Arum Sari, Silat (10669)
Pesilat berjilbab ini adalah andalan perguruan PSHT. Puspa Arum Sari tercatat lahir di Jakarta, 10 Maret 1993. Otak Puspa temasuk moncer. Apalagi ia tidak pernah mengabaikan pendidikan. Puspa adalah jebolan Politeknik Negeri Jakarta, konsentrasi Desain Grafis (2011-2014). Salah satu prestasi terbaiknya adalah juara di Kejuraan Dunia Silat 2016.
3. Wewey Wita, Silat (7694)
Pesilat cantik andalan Indonesia ini lahir di Tangerang, Banten, 13 Februari 1993. Ia adalah peraih emas kelas B putri SEA Games 2017. Pada dua edisi SEA Games sebelumnya, yakni Myanmar 2013 dan Singapura pada 2015, dia meraih medali perak. Ia pernah mengenyam pendidikan di PPLP Bandung. Sebelum menjadi pesilat, Wewey bercita-cita menjadi dokter.
4. Dellie Threesyadinda, Panah (3739)
Wanita yang akrab disapa Dinda ini, lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 12 Mei 1990. Ia adalah putri dari Denny Trisyanto dan atlet panahan senior Lilies Handayani. Wanita berparas cantik ini memang tumbuh di tengah-tengah keluarga atlet.
Selama lebih dari 20 tahun kiprahnya di dunia panahan, Dinda telah menorehkan banyak prestasi, beberapa di antaranya, yaitu dua medali emas PON 2012, Medali emas dan perak di SEA Games 2013, serta medali emas pada Archery World Cup Antalya 2016.
5. Mariska Halinda, Taekwondo (3308)
Lahir di Samarinda, 28 Maret 1994, Mariska adalah andalan cabang taekwondo kelas 53 putri. Kematangan Mariska sebagai atlet, terasah saat ia melanjutkan sekolah ke SMA atlet Ragunan. Untuk urusan prestasi, Mariska adalah perain emas SEA Games 2017. Di level nasional, ia meraih medali emas Kyorugi - 53 kilogram PON XIX/2016 Jawa Barat.
Atlet Favorit Pria
1. Rezaldi Hehanusa, Sepakbola (10878 vote)
Pria yang akrab disapa "Bule" itu bergabung di Timnas Indonesia sejak awal tahun 2017. Saat Timnas U-22 bertarung diajang SEA Games di Malaysia. Bule ikut membawa Indonesia meraih perunggu. Rezaldi mempunyai bakat bermain bola sejak kecil. Ia mulai bermain bola sejak duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar. Kala itu, Rezaldi bergabung bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) Akademi Sepakbola Intinusa Olah Prima (AS-IOP), yang dirintis Almarhum Ronny Pattinasarani dan Urias.
Setelah itu, Rezaldi kembali bergabung dengan SBB Villa Pamulang Tangerang pada 2000. Karier sepakbolanya dimulai bersama klub amatir Persitangsel Tangerang Selatan. Ia bergabung selama dua tahun, yakni 2013 - 2015. Pada 2016, tim Persija membuka seleksi untuk posisi bek kiri. Bule yang ikut seleksi dinyatakan lolos dan langsung masuk skuat utama.
2. Kevin Sanjaya, Bulutangkis (10587)
Kevin Sanjaya adalah pebulutangkis ganda putra terbaik Indonesia saat ini. Dengan pasangannya, Markus Gideon, Kevin menempati peringkat 1 dunia. Kevin terlahir 2 Agustus 1996 di Banyuwangi, Jawa Timur. Kevin dibesarkan oleh PB Djarum Kudus. Oleh para fans, pasangan Kevin/Markus mendapat julukan Minions.
Baca Juga: Saat Ini, 2 Atlet Kuasai Voting Atlet Favorit Final Fans Games
3. Iqbal Chandra Pratama, Silat (7121)
Pesilat andalan Kalimantan Timur ini terlahir di Lhoukseumawe, Aceh. Tepatnya pada 12 Mei 1996. Iqbal tergabung di Perguruan Tapak Suci. Ia tercatat mengenyam pendidikan di program studi Hubungan Internasional Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur. Di Asian Games nanti, Iqbal akan tampil di kelas D 60-65 kilogram.
4. Febri Haryadi, Sepakbola (5096)
Febri lahir di Bandung, 19 Februari 1996. Namanya mulai mencuat saat membela Persib Bandung pada ajang Piala Jenderal Sudirman 2015. Turun sejak menit awal, ia mampu mencetak gol ke gawang Persela Lamongan. Laga itu tak akan dilupakannya.
Pertandingan tersebut menjadi debutnya bersama tim senior. Waktu itu usianya masih 19 tahun. Pemain jebolan SSB PRO UNI Bandung ini bisa dibilang memiliki kemampuan di atas rata-rata bagi pemain seumurannya. Kariernya berkembang begitu cepat. Ia sudah memperkuat Persib U-21 ketika usianya 17 tahun.
5. I Gede Siman Sudartawa, Renang (1529)
Siman Sudartawa lahir di Klungkung, Bali, pada 8 September 1994. Ia lebih banyak melewatkan pendidikannya dengan home schooling. Namun, ia melanjutkan jenjang pendidikan di Perbanas. Performa I Gede Siman Sudartawa, mulai diperbincangkan banyak orang sejak SEA Games 2017. Kala itu, kegigihannya berbuah medali emas. Ia bahkan mampu memecahkan rekor SEA Games di nomor gaya punggung 50 meter. Siman mencatat waktu 25,20 detik. Ia menumbangkan catatan rekor sebelumnya. Yaitu 25,27 detik milik perenang Singapura, Quah Zheng Wen.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!