Suara.com - Presiden Joko Widodo mengunjungi Presiden ke-tiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Kepresidenan Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, Senin pagi (27/08/2018).
Kepala Negara NKRI tampak mengenakan busana berupa kemeja batik lengan panjang cokelat muda dipadu dengan cokelat tua dan hitam, serta pantalon hitam. Ia tiba di Paviliun Kartika RSPAD Jakarta, sekitar pukul 80.50 WIB dengan mobil Kepresidenan RI-1.
Setibanya di pintu masuk belakang Paviliun Kartika, Presiden Jokowi disambut oleh Mensesneg Pratikno yang sudah tiba terlebih dahulu di RSPAD.
Selain Mensesneg, tampak Mayjen TNI Terawan Agus Putranto, Kepala RSPAD Gatot Soebroto, juga menyambut kehadiran Presiden Jokowi.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pihak yang memberikan keterangan mengenai kondisi kesehatan BJ Habibie. Antara
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden