Suara.com - Foto hiu terdampar di atas pasir pantai dengan 3 orang berpakaian polisi menginjak dan berdiri berfoto ria di atas hiu malang di Pantai Parangkusumo Bantul, Yogyakarta, pada Senin 27 Agutsus 2018 viral di media sosial menjadi keprihatinan dari berbagai komunitas pecinta satwa.
Hanif Kurniawan Divisi Advokasi Forest, menuturkan Hiu Tutul tersebut dilindungi melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No. 18/KEPMEN-KP/2013 Tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus).
"Bahwa Hiu Tutul atau Hiu Paus merupakan satwa yang dilindungi secara khusus sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No. 18/KEPMEN-KP/2013 Tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh," kata Hanif Selasa (28/8).
Dari kejadian tersebut pihak kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyatakan anggota yang berfose itu adalah polisi air Daerah Istimewa Yogyakarta (Polair Polda DIY), kini ketiga Polair itu telah dilakukan pemeriksaan oleh Provos.
"Anggota tersebut sudah diperiksa oleh Provos," ungkap AKBP Yulianto saat dihubungi melalui whatsaps (WA).
Menurutnya sampai saat proses pemeriksaan sedang didalami untuk menentukan jenis hukuman yang pantas diberikan kepada oknum polisi tersebut.
"Sedang didalami jenis hukuman apa yang pantas diberikan. Anggota tersebut sudah menyesali perilakunya," kaya Yuli.
Ketiga anggota kepolisian itu akhirnya menyesali perilaku mereka berfoto saat hiu terdampar di atas pasir pantai yang membuat viral di sosial media hingga mendapat kritikan dari pecinta satwa.
Kontributor : Abdus Somad
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus