Suara.com - Indonesia memastikan pembelian pesawat angkut C-130 Hercules dengan Amerika Serikat. Indonesia juga membeli beberapa pesawat angkut berat lain dari Amerika Serikat untuk mendukung arsitektur pengembangan pertahanan.
"Ke depan Indonesia berencana membeli beberapa alutsista dari AS, seperti pesawat angkut C-130 Hercules dan pesawat angkut berat lainnya," kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Di AS, Ryamizard melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, di Washington DC, pada Selasa (28/8/2018) waktu setempat.
Ia mengatakan Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan alat utama sistem persenjataan secara mandiri dalam jangka panjang secara bertahap, serta menjalin kemitraan dengan negara-negara sahabat.
"Melalui kemitraan tersebut, secara bertahap Indonesia dapat membangun kemandirian industri pertahanan, sebagai bagian dari industri strategis nasional," kata Menhan Ryamizard.
Bahkan, lanjut mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu, Indonesia berharap tidak saja mandiri dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan namun mampu untuk menjualnya kepada negara-negara sahabat.
Dalam pertemuan tersebut, menteri pertahanan kedua negara sepakat untuk meningkatkan hubungan serta kerja sama pertahanan dan militer kedua pihak di berbagai tingkatan mulai dari saling kunjung pejabat tinggi, pertukaran siswa sekolah staf dan komando, pendidikan intelijen, pertukaran informasi strategis hingga industri pertahanan.
"Berbagai kerja sama tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan dalam berbagai bentuk pembangunan kapasitas dan kapabilitas," kata Menhan Ryamizard.
Terkait itu, Menhan Amerika Serikat James Mattis mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memelihara dan meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia di berbagai tingkatan, mulai dari saling kunjung pejabat tinggi militer kedua negara, pertukaran siswa militer, latihan bersama dan pengadaan alat utama sistem persenjataan.
Baca Juga: HUT TNI ke 73 Tanpa Pamerkan Alutsista?
Amerika Serikat berkomitmen untuk memberikan tambahan alokasi bagi perwira TNI untuk mengikuti berbagai tingkatan pendidikan militer di Negeri Paman Sam tersebut, termasuk pendidikan dan latihan bagi pasukan ranger dan pasukan khusus. (Antara)
Berita Terkait
-
Foto Viral Diduga Putri Fadli Zon Mabuk Usai Pesta di New York
-
Ini Kronologi Terjadinya Perang Dagang AS-Cina yang Kian Memanas
-
Gelar Kehormatan Aung San Suu Kyi Dicoret dari Britania Raya
-
You Make Me Feel ... Aretha Franklin Selalu Dikenang
-
Premier Mile 22 di AS, Iko Uwais Dimintai Tanda Tangan Bule
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK