Suara.com - Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS sekaligus inisiator gerakan #2019GantiPresiden, mengakui tak ambil pusing mendengar Gerakan Pemuda (GP) Ansor menolak acara gerak jalan sehat pihaknya di Solo, jawa Tengah, pada Minggu (9/9) akhir pekan ini.
Ia malah menyarankan GP Ansor untuk turut membuat gerakan lain yang serupa. Terlebih, Mardani menegaskan GP Ansor tak memunyai hak untuk menolak acara #2019GantiPresiden tersebut.
"Itu haknya GP ansor untuk pro dan kontra, tetapi paling nyaman GP Ansor ayo dibuat (gerakan) juga, sehingga masing-masing nanti ada konstestasi begitu," kata Mardani di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (4/9/2018).
Mardani membantah, acara tersebut juga sebagai bentuk lain dari deklarasi gerakan #2019GantiPreisden.
Pasalnya, gerakan itu sudah dideklarasi tepat di depan gerai makanan Markobar milik anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, di Solo, beberapa bulan lalu.
"Katanya tidak ada deklarasi. Karena Solo sudah, kok. Waktu itu dan yang di depan Markobar," ujarnya.
Mardani juga sempat heran banyak pihak yang berniat mengadang gerakan #2019GantiPresiden.
"Kami tak melawan kok begitu. Tak ada satu pun dari kami yang melawan. Tak ada dari kami jegal ini jegal itu. In posisi argumentasi kami,” tandasnya.
Baca Juga: Gagal Jadi Cawapres, Cak Imin Jadi Dewan Penasihat Timses Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT