Suara.com - Tim Pemenangan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin akan diumumkan Jumat (7/9/2018). Itu bersamaan dengan struktur secara keseluruhan.
Namun sebelum diumumkan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin membeberkan kriteria figur yang akan ditunjuk sebagai anggota tim pemenangan.
Lelaki yang akrab disapa Cak Imin ini menjelaskan, dirinya akan menempati posisi sebagai anggota dewan penasehat tim pemenangan. Kemudian, ada mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar akan menjadi juru bicara nasional.
"Saya akan masuk ke dewan penasehat. Ada Pak Demiz jadi juru bicara nasional," kata Cak Imin ketika ditemui di kantor PWNU Jatim, Senin (3/9/2018).
Dibeberkan Cak Imin, nama Demiz di desk juru bicara nasional akan menjadi pasukan untuk menambah kekuatan.
"Khususnya, untuk menjelaskan terkait permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh pasangan ini," kata Cak Imin.
Cak Imin yang juga Wakil Ketua MPR RI ini menegaskan, siapa yang akan menjabat posisi ketua tim pemenangan, hingga saat ini masih dibahas.
"Sampai hari ini masih dibahas. Ada beberapa nama yang dipertimbangkan," katanya.
"Untuk kriterianya, maunya Pak Jokowi cocok dan harus berpengalaman," pungkasnya.
Baca Juga: Seorang Kyai Jadi Ketua Timses Jokowi - Ma'ruf Amin se-Pulau Jawa
Sebelumnya, Sosok Ketua Tim Kampanye Koalisi Indonesia Kerja pasangan calon presiden Joko Widodo atau Jokowi dan calon presiden Maruf Amin masih menjadi teka-teki. Namun beredar nama Ketua INASGOC Erick Thohir yang akan menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon presiden Maruf Amin, Arsul Sani mengatakan koalisi partai pendukung masih menunggu keputusan Jokowi untuk menunjuk Ketua TKN.
Meski demikian Sekretaris Jenderal PPP itu mengakui banyak nama-nama yang diusulkan termasuk Erick Thohir. Sosoknya yang diusulkan sebagai Ketua TKN yakni sosok yang mewakili generasi milenial.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Mardani: Pejabat Negara Masuk Tim Kampanye Abaikan Etika Publik
-
Seorang Kyai Jadi Ketua Timses Jokowi - Ma'ruf Amin se-Pulau Jawa
-
Kumpulkan 80 Perwira TNI-Polri di Istana, Ini Dua Pesan Jokowi
-
Soroti Tim Kampanye Jokowi, Gerindra: Sudah Putus Urat Malunya
-
Bonus Asian Games, Atlet Anak Pekerja Migran Diberi Rp 50 Juta
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan
-
Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
-
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
-
Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri
-
Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel