Suara.com - Ella Nurhayati, janda berjilbab yang dikenal warga Kampung Pangragajian, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, sebagai perempuan berparas cantik ditemukan tewas dengan banyak luka tusukan.
Perempuan berusia 42 tahun itu ditemukan telah menjadi mayat dan bersimbah darah oleh warga pada Selasa (11/8/2018).
Belakangan diketahui, Ella Nurhayati adalah pegawai salah satu badan usaha milik negara. Ela diduga menjadi korban pembunuhan karena ditubuhnya ditemukan beberapa luka tusukan.
"Lebih dari 10 luka tusukan disekujur tubuh korban," ujar Dirkrimum Polda Jabar Komisaris Besar Umar Surya Fana saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh Antara, Rabu (12/8/2018).
Ia menjelaskan, polisi masih mencari keterangan dari sejumlah saksi. Sebab, tidak ada barang milik korban yang hilang.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Ella tinggal sendiri setelah bercerai dengan suaminya.
Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Trunoyudo menjelaskan, mayat Ella kali pertama ditemukan tetangganya, Deni, di kediaman korban.
Deni kala itu melihat anak korban menangis sembari membawa ponsel dan pakaian berlumuran darah. Berdasarkan keterangan saksi, anak Ella merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK).
"Setelah membuka pagar rumah, melihat ke dalam rumah korban, dan menemukan korban sudah kondisi tertelungkup penuh darah," jelasnya.
Baca Juga: Senyum Sumringah Jokowi Dibelikan Jas oleh Presiden Korsel
Deni kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Lembang. Melalui hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan sebilah pisau dapur, yang diduga dipakai untuk menghabisi Ella.
Sementara jenazah Ella dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung guna proses autopsi.
Berita Terkait
-
Korban Pembunuhan dengan Alat Vital Terpotong Dikenal Tertutup
-
Sadis, Pria Paruh Baya Bunuh dan Potong Alat Vital Teman Lelaki
-
Makin Feminin, Janda Aming Gandeng Lelaki Cepak di Bali
-
Dua Bulan Kenal, Politikus Ini Tancap Gas Lamar Shinta Bachir
-
Terduga Pembunuh Perempuan Cina Dilaporkan Kabur dari Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless