Suara.com - Rencana Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akan menyulap sungai Kalimalang menjadi seperti Sungai Cheonggeyecheon, di Korea Selatan, membuat beberapa warga Bekasi berkomentar.
Muhammad Kahfi (24) Warga Mustikajaya Bekasi melihat, rencana menyulap Kalimalang bukan kali pertama. Pasalnya, dulu pernah ada isu sungai Citarum bakal bisa diminum. Namun, realisasinya tidak ada.
"Intinya ya kita lihat aja nanti, Semua balik lagi ke masyarakatnya sih, kalo didukung terealisasi yaa, kalo enggak ampe tahun jebot juga gitu-gitu aja. Dan meskipun saya belom pernah ke Korea, tapi saya percaya sungai di sana lebih bersih dari pada di sini kalo memang tujuannya untuk itu, saya setuju. Intinya gak usah muluk-muluk lah dimiripin kaya di Korea, yang penting bersih gak banyak sampah dan pada saat hujan airnya gak meluap sampai mengakibatkan banjir dimana mana, itu udah Alhamdulillah," ucapnya Jumat (14/9/2018).
Sementara itu, Muhammad Alfi (26) Warga Rawa Lumbu Bekasi mengatakan, rencana kang Emil perlu diapresiasi. Apalagi beliau baru beberapa hari menjabat sebagai Gubernur Jabar.
Diakuinya, Kota Bekasi memang butuh perhatian dari Pemerintah Pusat.
"Rencana merevitalisasi Kalimalang seperti sungai di Cheonggeyecheon, Korsel itu perlu didukung. Jika itu benar terealisasi, Kang Emil juga harus membuat Pergub soal kerapihan bantaran kali atau sungai yang berada di Jawa Barat ini, termasuk Kota Bekasi. Kalimalang salah satu penyuplai air untuk DKI Jakarta, jadi alangkah bagusnya juga jika Gubernur Jawa Barat saling berkoordinasi dengan DKI untuk merevitalisasi Kalimalang seperti di Cheonggeyecheon. Sebab itu akan meringankan anggaran Provinsi, sehingga anggaran yang lainnya bisa diperuntukan untuk membantu Kota Bekasi di sektor lainnya," tutupnya. (Yakub)
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Cerita Kocak Ridwan Kamil Bisa Terkunci dan Terjebak di Toilet
-
Hubungan Panas, Ridwan Kamil ke Sandiaga: Saya Tunggu di Bandung
-
Sandiaga Uno - Ridwan Kamil Semakin Memanas
-
Persib Kalahkan Arema, Ridwan Kamil: Formasi Terbaik Setelah 2014
-
Kocak... Ridwan Kamil Terkunci di Toilet, Akhirnya Panjat Pintu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google