Suara.com - Polisi tidak lagi menindaklanjuti kasus kematian pria bernama pria bernama Ingot Junardi Simatupang di Diskotek Lounge Crown, Taman Sari, Jakarta Barat. Alasan kasus ini dihentikan, karena tidak ada unsur tindak pidana yang menyebabkan Ingot tewas.
Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Ruly Indra mengatakan dari hasil visum, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba dan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.
"Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Dari hasil visum juga tak ditemukan adanya kandungan narkoba. Dari temuan ini, penyelidikan kasus ini tak dilanjutkan lagi," kata Ruly kepada Suara.com, Senin (17/9/2018).
Ruly juga menyampaikan, keluarga pun tidak berkenan dilakukan autopsi terhadap jenazah Ingot. Maka, kata dia, penyelidikan atas penyebab kematian Ingot hanya berdasarkan visum dari rumah sakit.
"Keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazahnya pun ketika itu sudah dibawa oleh keluarga," kata dia.
Dia menambahkan, jika keluarga korban tak menjelaskan apakah Ingot punya riyawat sakit atau tidak. Pihak keluarga, lanjut Ruly hanya menyampaikan, semasa hidup korban memang suka mengonsumsi minuman keras.
"Kalau dari keterangan keluarga, memang korban suka minum," kata dia.
Sebelumnya, Ingot yang bekerja sebagai sales perusahaan swasta ditemukam tewas di Diskotek Lounge Crown, Taman Sari, Jakarta Barat pada Minggu (9/9/2018). Tewasnya Ingot berawal setelah polisi menerima laporan dari Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat.
Sebelum ditemukan tewas, Ingot diketahui datang ke diskotek itu bersama tiga rekannya. Kemudian, mereka memesan minuman keras jenis Long Island di diskotek tersebut. Dugaan sementara, Ingot tewas setelah menegak miras.
Baca Juga: Kasus Tewasnya Pengunjung Diskotek Lounge Crowne Masih Misteri
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha