Suara.com - Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menceritakan kedekatannya dengan Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, Kwik Kian Gie. Ketimbang dengan Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto, Sandiaga mengaku lebih dekat dengan kader PDIP itu.
Sandiaga menjelaskan bahwa dirinya sudah puluhan tahun berkomunikasi dengan Kwik Kian Gie. Namun keduanya lebih dekat saat Sandiaga maju sebagai kandidat Pemilihan Presiden 2019.
"Kalau sama saya sudah sangat dekat. Pak Kwik dan saya sudah hampir 25 tahun bertukar pikiran," kata Sandiaga di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (19/7/2018).
Meskipun Sandiaga dan Kwik memiliki kedekatan yang cukup intens, dirinya tak menyarankan Kwik Kian Gie untuk masuk ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN). Hal itu dikarenakan faktor usia Kwik Kian Gie.
"Kalau saya melihat beliau sudah 82 tahun, sudah sepuh, jadi berikan masukan, nggak usah ikut tim tapi memastikan bahwa ekonomi kerakyatan yang diusung kita ini ada di jalur yang tepat. Itu harapan kita," pungkasnya.
Saat ini, Prabowo-Sandiaga dan Kwik Kian Gie tengah melakukan pertemuan di kediaman Prabowo. Dari pantauan Suara.com, Kwik Kian Gie tiba pada pukul 18.30 WIB dengan mengenakan kemeja putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor