Suara.com - Meilania Detaly Dasilva alias Memey alias Acci telah resmi dijadikan tersangka oleh Polrestabes Makassar kasus kekerasan dan penelantaran terhadap anak sejak Selasa (18/9/2018) kemarin. Ibu muda berumur 31 tahun itu diduga kuat sebagai pelaku penyekapan dan kekerasan terhadap tiga bocah yang juga anak angkatnya.
Sejak resmi menjadi tersangka, Memey selalu membantah apabila ia adalah pelaku kekerasan terhadap bocah Ow alias A (11), Us alias F (5) dan Df alias D (2,5). Kepada polisi, perempuan berambut pirang itu justru mengaku pelaku kekerasan adalah anak tertua yakni Ow.
Namun pengakuan tersebut terbantahkan. Sebab, baik di tubuh Ow, Us dan Df terdapat banyak bekas luka. Baik luka pukulan benda tumpul hingga bekas sundutan yang diduga berasal dari api rokok.
Tak hanya membantah sebagai pelaku, Memey bahkan mengaku apabila dua anak angkatnya yakni Ow dan Us adalah anak kandungnya sendiri. Sementara yang paling kecil yakni Df adalah anak orang lain yang sudah dirawatnya sejak belajar berjalan.
Hanya saja, saat diminta polisi membuktikan pengakuannya dengan menunjukkan bukti akte lahir maupun bukti lainnya, Memey tidak bisa menunjukan. Bahkan, keberadaan suami Memey juga masih misterius.
Keraguan polisi akan pengakuan Memey makin kuat, karena hal itu juga dibantah oleh anak tertua Ow.
Tes DNA
Untuk membuktikan pengakuan Memey itu serta membuktikan ada tidaknya hubungan darah antara Memey dengan tiga bocah tersebut, penyidik Unit PPA Polrestabes Makassar barencana melakukan tes DNA. Tes DNA itu rencananya bakal dilakukan Rabu (19/9/2018) hari ini.
"Dia (Memey) mengakui jika anak yang pertama dan yang kedua adalah anak kandungnya. Sementara yang ketiga bukan. Kami akan memastikan itu dengan melakukan tes DNA," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono kepada Suara.com di Makassar, Rabu (19/9/2018).
Baca Juga: Harga Jual Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram
Sementara itu, saat ditemui di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar, bocah Ow mengaku hanya diasuh oleh Memey sejak berusia enam tahun.
"Dari umur 6 tahun saya ikut. Sebelumnya saya ikut di omanya mami Mey (Memey)," kata Ow.
Ow juga membantah sebagai saudara kandung dari dua bocah lainnya yakni Us dan Df. Sama seperti dirinya, Us hanya anak angkat yang dirawat Memey sejak baru belajar berjalan. Sementara si kecil Df merupakan anak dari perempuan yang juga mantan pembantu Memey.
"Bukan adik saya, anaknya mami Sinta," ucap Ow saat ditanya hubungannya dengan Df.
Kontributor : Lirzam Wahid
Berita Terkait
-
Ibu Angkat Penganiaya 3 Bocah di Makassar Resmi Jadi Tersangka
-
Disekap Ibu Bersama 6 Anjing, Kesehatan Balita Us Menurun
-
Ibu Angkat Penyekap Tiga Bocah Kakak Beradik Ditangkap Polisi
-
Ibu Angkat Penyekap 3 Bocah di Makassar Pernah Dipolisikan
-
Disekap Ibu Angkat, 2 Balita Selamat Tapi Sang Kakak Hilang
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas