Suara.com - Ledakan yang disertai kebakaran pipa gas milik Perusahaan Gas Negara atau PGN memakan korban. Kebakaran pipa gas PGN itu terjadi di Palembang, Kamis (27/9/2018).
Akibat kebakaran itu, Jauhari (62) dilanda luka bakar. Jauhari merupakan pemilik bengkel yang meledak. Kompresor Jauhari di bengkel itu meledak.
Begitu ledakan terjadi, Jauhari langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RS Khadijah Palembang.
"Kompresor saya memang sedang korslet saat itu. Tapi saya tidak tahu, dari mana asal ledakan itu," ujar Jauhari saat berada di Instalasi Gawat Darurat RS Khadijah Palembang.
Untuk mengantisipasi kejadian lanjutan, belasan petugas PGN turun ke lokasi untuk memadamkan api. Tak kurang dari 20 menit, upaya pemadaman berhasil dilakukan. Gerak cepat tim PGN juga patut diacungi jempol mengingat lokasi merupakan distribusi pipa gas PGN tersebut.
Menurut Kepala VOP PNG Palembang, Rasyid membantah jika api berasal dari kebocoran pipa gas PGN. Pihaknya sendiri berupaya mengatasinya insiden kebakaran bengkel yang berdampak pada pipa gas miliknya PGN di Palembang.
"Kebakaran bermula dari ledakan kompresor di sebuah bengkel di lokasi kejadian dan menyambar tumpahan oli sehingga api menyebar di sekitar lokasi. Lalu akumulasi panas akibat kebakaran ini mengakibatkan pipa gas milik PGN yang tertanam di bawah tanah di sekitar lokasi kejadian meleleh dan rusak," pungkasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: Pipa Gas PGN yang Terbakar di Palembang Dekat Rumah Sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi