- Jumlah pengguna LRT Jabodebek sepanjang Januari 2026 mencapai 2.714.594, meningkat 26% dari tahun sebelumnya.
- PT KAI mencatat lonjakan penumpang ini mencerminkan pergeseran pola mobilitas dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
- Tantangan ke depan adalah menjaga keandalan layanan jam sibuk dengan fasilitas penunjang yang memadai dan inklusif.
Suara.com - PT KAI mengebut. Dalam setahun terakhir, jumlah pengguna Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek meningkat sebesar 26 persen.
Sepanjang Januari 2026, KAI mencatat terdapat 2.714.594 perjalanan pengguna LRT Jabodebek, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2.146.859 pengguna.
Jika dikalkulasikan, kenaikan penumpang dalam setahun belakangan mencapai 567.735 pengguna.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyebut lonjakan penumpang ini merupakan cerminan pergeseran pola mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Peningkatan pengguna LRT juga terasa pada hari kerja. Jumlah pengguna LRT bahkan sempat menembus 123.276 orang dalam sehari.
Radhitya mengatakan, pertumbuhan ini merupakan sinyal penting bagi pengelolaan transportasi perkotaan.
“Peningkatan pengguna menunjukkan adanya kepercayaan publik terhadap transportasi massal,” ujar Radhitya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Meski telah menjadi transportasi yang diandalkan masyarakat, bukan berarti LRT tidak memiliki tantangan.
“Tantangan berikutnya adalah memastikan layanan tetap andal di jam sibuk agar peralihan dari kendaraan pribadi bersifat berkelanjutan, bukan sementara,” jelasnya.
Baca Juga: KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
Radhitya mengatakan, ketersediaan eskalator, lift, akses ramah disabilitas, serta sistem informasi perjalanan waktu nyata memungkinkan masyarakat melakukan perjalanan dengan lebih pasti, terutama pada jam sibuk.
Penguatan operasional dan kesiapan rangkaian menjadi kunci agar lonjakan pengguna tidak berdampak pada kenyamanan perjalanan, terutama pada koridor dan jam dengan permintaan tinggi di hari kerja.
Selain keandalan layanan, KAI juga mendukungnya dengan berbagai fasilitas penunjang di stasiun dan rangkaian untuk menjaga kenyamanan perjalanan pengguna LRT Jabodebek, terutama di tengah meningkatnya volume penumpang.
Fasilitas tersebut meliputi eskalator dan lift untuk memudahkan mobilitas antarperon, charging station, serta water station yang dapat dimanfaatkan secara gratis.
KAI juga menyediakan fasilitas ramah disabilitas, seperti jalur pemandu, akses lift prioritas, area khusus pengguna kursi roda, serta ruang dan tempat duduk prioritas bagi lansia, ibu hamil, dan orang tua yang bepergian bersama anak.
“Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan agar tetap inklusif dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna,” jelasnya.
Dengan volume perjalanan yang mencapai 2,7 juta pengguna dalam satu bulan dan konsentrasi penggunaan yang kuat pada jam kerja, LRT Jabodebek menunjukkan tingkat keandalan yang semakin konsisten sebagai moda transportasi harian.
Berita Terkait
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi
-
Ada Proyek LRT di Jalan Pramuka, Rute Transjakarta dan Mikrotrans Dialihkan
-
Aksesibilitas Bukan Aksesori: Mewujudkan Keamanan bagi Penumpang Rentan di Transportasi Umum
-
Instran Minta Pemerintah Tak Hanya Hitung Untung-Rugi dari Pengembangan Transportasi Umum
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Sampaikan 4 Pedoman Kabinet, Prabowo: Atasi Kesulitan Rakyat Dalam Waktu yang Sesingkat-singkatnya
-
Sempat Usir Mees Hilgers, Pelatih FC Twente Kini Berbalik Puji Bek Timnas Indonesia
-
Macan Kumbang Masuk Permukiman Warga Dirawat di Batang Dolphin Center: Kelamin Jantan, Usia 10 Tahun
-
Jadwal MPL ID S18 Lengkap: EVOS vs RRQ Hoshi Buka Pertarungan, Siapa Pemenangnya?
-
RAPBN 2027 Jangan Sekadar Angka, Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
-
Dua Penekanan Muzani di Sidang MPR: MBG untuk Manusia Berkualitas, Kopdes untuk Ekonomi Adil
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
MDKA Tambah Kepemilikan EMAS, Saham Tembus 64%
-
Bli Nyoman, Sosok Penggerak Desa Sejahtera Astra di Desa Les, Buleleng Bali
-
4 Cushion Waterproof untuk Makeup 17 Agustus, Anti Luntur Meski Terkena Keringat